Belasan Korban Kebakaran Cempaka Putih Kota Jambi Mengungsi ke Dinsos
- 31 Agt 2026 20:22 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Sebanyak 14 warga dari kelompok rentan yang terdampak kebakaran di RT 23, Kelurahan Cempaka Putih, Kota Jambi, resmi dievakuasi ke Rumah Singgah Dinas Sosial (Dinsos) pada Senin, 31 Agustus 2026. Keputusan evakuasi ini diprioritaskan bagi anak-anak, perempuan, dan lansia demi menghindari paparan kabut asap yang tengah melanda wilayah tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, memastikan langkah cepat ini diambil sebagai respons atas memburuknya kualitas udara.
"Kenapa anak-anak, lansia dan ibu-ibu dievakuasi ke rumah singgah? Karena mengingat kualitas udara Kota Jambi sedang tidak baik," tuturnya.
"Untuk kebakaran di RT 23, korban yang dievakuasi ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Jambi sesuai instruksi, anak-anak, ibu-ibu dan lansia dievakuasi. Sedangkan bapak-bapaknya tinggal di tenda di lokasi kebakaran," kata Yunita.
Dari total 59 warga yang menjadi korban amukan si jago merah, sebaran pengungsian saat ini terbagi dalam tiga kelompok:
14 Orang (Kelompok Rentan): Mengamankan diri di fasilitas Rumah Singgah Dinsos Kota Jambi. Laki-laki Dewasa: Bertahan dan menjaga lokasi di tenda pengungsian darurat. Sebagian Warga Lainnya: Memilih tinggal sementara di rumah kerabat atau keluarga masing-masing.
Bagi kaum pria yang tetap bertahan di tenda, pemerintah telah merespons dengan menyediakan fasilitas dasar yang memadai, mulai dari tempat penyimpanan air bersih hingga toilet portabel.
"Kita juga menyediakan makan yang menggunakan dana tanggap darurat selama tiga hari," kata Yunita terkait jaminan logistik harian korban.
Selain dukungan pemenuhan kebutuhan perut, kucuran dana tunai juga siap disalurkan. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyiapkan santunan senilai Rp2 juta untuk setiap Kepala Keluarga (KK).
"Semoga ini bisa membantu mereka untuk keseharian mereka. Waktu lalu ada juga bantuan dari Gubernur Jambi berupa uang Rp50 juta untuk korban kebakaran, tapi belum tahu kapan penyerahannya," tutur Yunita.
Terkait nasib rumah warga yang kini rata dengan tanah, pemerintah kota belum bisa mengambil tindakan fisik dan masih terus berkoordinasi secara teknis. "Untuk pemulihan rumah masih menunggu dari BPBD Kota Jambi. Itu masih dalam perhitungan rekonstruksi," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....