Kualitas Udara Jadi Pertimbangan Perpanjangan Pembelajaran Daring di Kota Jambi
- 02 Sep 2026 11:15 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Pemerintah Kota Jambi masih mengevaluasi kebijakan pembelajaran bagi siswa dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara akibat kabut asap.
Pembelajaran daring menjadi salah satu langkah yang diterapkan pemerintah untuk mengurangi risiko paparan polusi udara terhadap kesehatan siswa, khususnya anak-anak yang termasuk kelompok rentan.
Wakil wali kota jambi, diza hazra aljosha, mengatakan, kebijakan pembelajaran akan terus dievaluasi dengan melihat kondisi kualitas udara di kota jambi. Pemerintah juga mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan orang tua yang meminta agar siswa sekolah dasar turut mendapatkan perlindungan dari dampak kabut asap.
“Kita melihat perkembangan kualitas udara. Ini menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan apakah pembelajaran daring akan diperpanjang atau tidak,” tutur diza, Selasa, 01 September 2026.
Diza menjelaskan, sebelum kebijakan pembelajaran daring diterapkan, kualitas udara di kota jambi sempat berada pada angka 187 hingga 197. Sementara ketika kebijakan dikeluarkan, angka kualitas udara tercatat sekitar 137.
Kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah untuk menerapkan pembelajaran daring guna mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan selama kualitas udara belum berada pada kondisi yang aman.
Selain aspek kesehatan siswa, pemerintah kota jambi juga mempertimbangkan dampak kebijakan pembelajaran daring terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Diza mengatakan, evaluasi akan terus dilakukan seiring perubahan kualitas udara. Jika kualitas udara membaik dan berada di bawah angka 100 atau masuk kategori sedang, kegiatan pembelajaran di sekolah akan kembali dilaksanakan secara normal.
“Kita akan evaluasi kembali. Kalau kualitas udara sudah di bawah angka 100 atau masuk kategori sedang, maka pembelajaran bisa kembali normal dan kegiatan di luar ruangan juga dapat dilakukan,” kata diza.
Pemerintah kota jambi mengimbau masyarakat tetap mengikuti perkembangan kualitas udara melalui sumber informasi resmi dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara kembali memburuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....