Kabut Asap, Kualitas Udara Kota Jambi Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
- 15 Sep 2026 12:01 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Kualitas udara di Kota Jambi pada Selasa 15 September berada pada kondisi sangat tidak sehat. Berdasarkan pemantauan alat PM2,5, konsentrasi partikulat halus di udara tercatat mencapai 198,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Ketua Data dan Informasi BMKG Stasiun Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga mengatakan, kondisi kualitas udara tersebut telah berada di atas ambang kategori sangat tidak sehat.
Pemantauan sejak dini hari menunjukkan kualitas udara memburuk. Pada pukul 00.00 WIB, kondisi udara bahkan sempat masuk kategori berbahaya, kemudian pada pukul 01.00 hingga 06.00 WIB berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Menurutnya, Kondisi tersebut diduga kuat berkaitan dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Jambi maupun daerah sekitar. “Kalau untuk kabut asap ini memang ada pemicunya, yaitu kejadian kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya kepada RRI, selasa 15 September 2026 pagi
Disampaikan, sejumlah titik karhutla masih terpantau, di antaranya di wilayah Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi. Karhutla juga terpantau di kawasan Berbak, termasuk kawasan Taman Nasional Berbak.
Selain dari wilayah Jambi, asap juga berpotensi mendapat tambahan dari wilayah Sumatera Selatan yang masih terdapat kejadian karhutla.
Kondisi kabut asap tersebut turut berdampak terhadap jarak pandang.
Berdasarkan pengamatan BMKG Stasiun Sultan Thaha Jambi pada pukul 08.30 WIB, jarak pandang hanya sekitar 800 meter. Bahkan, pada pukul 08.00 WIB jarak pandang sempat turun hingga 600 meter. BMKG mengingatkan kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan dan penerbangan.
"Aktivitas take-off dan landing di bandara perlu mempertimbangkan kondisi jarak pandang. Masyarakat juga diminta menggunakan masker yang mampu menyaring partikulat PM2,5, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....