Jambi Masih Puncak Kemarau, BMKG Ingatkan Warga Waspada kebakaran

  • 15 Sep 2026 11:50 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Masyarakat Provinsi Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi puncak musim kemarau. Ketua Data dan Informasi BMKG Stasiun Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga mengatakan, September masih menjadi periode puncak musim kemarau di Jambi. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga Oktober.

Cuaca yang panas dan kering membuat vegetasi serta material mudah terbakar. Ditambah rendahnya kelembapan udara, percikan api kecil sekalipun dapat dengan cepat memicu kebakaran. “Kalau ada aktivitas yang memicu adanya api, itu pasti sangat mudah, sangat rentan terbakar,” tuturnya, selasa, 15 september 2026.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan yang memiliki bahan bakar kering seperti daun, ranting dan semak di permukaan tanah. Selain ancaman kebakaran, kemarau juga berdampak terhadap ketersediaan air. BMKG mengingatkan masyarakat agar menggunakan air secara hemat.

Disampaikan, Kabut asap yang muncul akibat karhutla juga menjadi ancaman kesehatan dan keselamatan. Selain menurunkan kualitas udara, asap dapat mengurangi jarak pandang hingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Dalam kondisi kualitas udara yang buruk, masyarakat dianjurkan menggunakan masker yang mampu memfilter PM2,5. Masker jenis KN95 menjadi salah satu pilihan yang dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan partikulat halus saat beraktivitas di luar ruangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....