Lahan Gambut Dominasi Karhutla di Kabupaten Muaro Jambi
- 31 Agt 2026 20:11 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi hingga Senin, 31 Agustus 2026, dihadapkan pada tantangan berat akibat dominasi lahan gambut yang terbakar. Kondisi ini memicu kewaspadaan tinggi karena karakter gambut yang menyimpan titik api di bawah permukaan tanah jauh lebih sulit dipadamkan dan berisiko tinggi menimbulkan kabut asap pekat.
Rincian sebaran dan jenis lahan terdampak di Muaro Jambi meliputi:
Total Kejadian: 50 kasus tersebar di delapan kecamatan.
Lahan Gambut Terbakar: 260,50 hektare (lebih dari 80% total kerusakan).
Lahan Mineral Terbakar: 64,88 hektare.
Total Lahan Terdampak: 325,38 hektare.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, mengonfirmasi bahwa luasan lahan gambut yang terbakar mencapai lebih dari tiga perempat total keseluruhan area terdampak.
“Data sementara, ada 50 kejadian Karhutla di Muaro Jambi. Total luasan lahan yang terdampak mencapai 325,38 hektare,” kata Anari.
Dominasi kebakaran di lahan gambut ini memaksa tim gabungan untuk menerapkan strategi pemadaman dan pendinginan ekstra agar api tidak kembali merambat.
“Kejadiannya tersebar di delapan Kecamatan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Untuk lahan mineral yang terbakar sebanyak 64,88 hektare. Sementara lahan gambut yang terbakar seluas 260,50 hektare,” katanya.
Angka kerusakan yang tercatat saat ini diprediksi masih bisa berubah seiring penyisiran di lapangan. BPBD terus memantau eskalasi titik api di lokasi rawan untuk mencegah kerusakan yang lebih luas. “Data ini masih sementara. Perkembangan kondisi di lapangan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....