Kabut Asap Jambi Tidak Sehat, Pemkot Perpanjang Belajar Daring
- 31 Agt 2026 15:18 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih pekat menyelimuti wilayah Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi. Kualitas udara di daerah ini dilaporkan masih tertahan di level sangat tidak sehat pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Berdasarkan pantauan indeks kualitas udara (AQI) sore ini pukul 18.00 WIB, angkanya menyentuh titik 172,6. Dampak polusi udara ini sangat terasa secara fisik. Di kawasan Lebak Bandung yang berada di pusat kota, misalnya, bau sangit asap terasa begitu menyengat. Tarikan napas yang agak dalam saja sudah cukup membuat kerongkongan terasa perih.
Melihat kondisi udara yang belum bersahabat, Pemerintah Kota Jambi akhirnya mengambil sikap dengan memperpanjang masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Para pelajar mulai dari tingkat TK/PAUD, SD, hingga SMP diinstruksikan untuk kembali belajar secara daring terhitung tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2026.
Instruksi tersebut resmi diterbitkan melalui Surat Edaran Wali Kota Jambi guna mengantisipasi dampak pencemaran udara di lingkungan pendidikan. Kepala Dinas Kominfo sekaligus Juru Bicara Pemkot Jambi, Saleh Ridho, menjelaskan bahwa keputusan ini harus diambil karena kualitas udara masih berfluktuasi di level yang membahayakan anak-anak.
"Pemkot Jambi memilih memperpanjang PJJ sebagai langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik selama kualitas udara belum memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka," kata Saleh Ridho.
Lebih lanjut, Saleh menegaskan bahwa kegiatan sekolah tatap muka baru akan kembali normal jika udara sudah benar-benar dinyatakan aman. Meskipun siswa belajar dari rumah, seluruh guru dan staf sekolah diwajibkan tetap berdinas di sekolah. Tujuannya agar mereka tetap bisa memantau pelaksanaan tugas daring sekaligus mengecek kondisi kesehatan para muridnya.
Menutup keterangannya, Pemkot Jambi turut mengimbau para orang tua agar lebih ekstra mendampingi anak-anaknya selama masa belajar dari rumah ini. Wali murid diminta secara tegas melarang anak-anak beraktivitas di ruang terbuka selama kabut asap masih menyelimuti kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....