Pembelajaran Jarak Jauh, SMPN 7 Jambi Imbau Orang Tua Awasi Anak Tetap di Rumah

  • 26 Agt 2026 21:08 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- SMP Negeri 7 Kota Jambi mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak selama pembelajaran dilakukan dari rumah menyusul kondisi asap yang semakin memburuk dan kualitas udara yang dinilai membahayakan kesehatan.

Kepala SMPN 7 Kota Jambi, Erdalena, mengatakan kebijakan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan dari rumah tersebut mengikuti edaran Pemerintah Kota Jambi. Meski siswa tidak datang ke sekolah, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara daring.

Menurutnya, siswa sebenarnya tidak sedang menjalani libur. Mereka tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar dari rumah hingga kondisi udara memungkinkan untuk kembali ke sekolah.

“Tidak ada instruksi libur, tetapi belajar di rumah. Jadi pembelajaran tetap berjalan dan kami dari sekolah tetap memantau,” katanya, Rabu 26 Agustus 2026.

Erdalena menekankan, orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak tetap mengikuti pembelajaran sekaligus tidak beraktivitas di luar rumah selama kondisi udara belum membaik.

“Kami mengimbau orang tua supaya tidak memberikan keleluasaan anaknya untuk bermain di luar. Karena sekolah kita liburkan, bukan berarti libur. Kita tetap sekolah, hanya belajarnya dari rumah,” tegasnya.

Ia mengkhawatirkan anak-anak justru menggunakan waktu belajar dari rumah untuk bermain atau bepergian ke luar, sehingga berpotensi terpapar udara yang tidak sehat.

“Kita mohon kepada orang tua untuk memantau anak-anaknya supaya tidak ada kegiatan di luar rumah. Jangan sampai nanti di rumah malah ke mana-mana. Itu yang kita khawatirkan,” ungkapnya.

Di sisi lain, sekolah memastikan kegiatan pembelajaran tetap berjalan secara teratur. Guru tidak hanya memberikan tugas, tetapi juga menyampaikan materi pembelajaran melalui Zoom sesuai jadwal mata pelajaran.

Kepala sekolah juga mengingatkan orang tua untuk menyiapkan masker bagi anak. Jika nantinya pemerintah menginstruksikan siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka, penggunaan masker akan diwajibkan di lingkungan sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....