Anak-Anak Rentan Berpenyakit Pernapasan Jadi Prioritas Diliburkan Sekolah
- 25 Agt 2026 20:36 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Ancaman kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi membuat kelompok rentan, khususnya anak-anak dan penderita gangguan pernapasan, menjadi prioritas utama penyelamatan kesehatan. Pemerintah Kota Jambi menegaskan tidak akan mengambil risiko terhadap keselamatan jiwa para siswa.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa penanganan dampak buruk udara tidak sehat difokuskan pada perlindungan ekstra bagi murid berisiko tinggi. Murid usia dini di jenjang PAUD, TK, SD kelas 1 dan 2, serta siswa yang memiliki riwayat medis seperti asma dipastikan langsung dirumahkan jika angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menyentuh rentang 100 hingga 200.
"Kalau ISPU di atas 100 tetapi masih di bawah 200, PAUD, TK, SD kelas 1 dan 2 kita liburkan. Untuk kelas atas yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma juga diliburkan," tegas Maulana, Senin sore, 24 Agustus 2026.
Langkah diskresi ini diambil untuk membendung melonjaknya kasus ISPA pada kelompok rentan. Jika polusi memburuk hingga ISPU menembus angka 200, barulah kebijakan peliburan secara menyeluruh diberlakukan. Penilaian risiko kesehatan ini dievaluasi secara dinamis setiap tiga hari sekali.
"Udara kita ini fluktuatif, tidak konstan, jadi kebijakan diambil sesuai kondisi terkini," lanjut Maulana.
Sembari menunggu perkembangan kondisi udara, pihak sekolah diinstruksikan memperketat pengawasan fisik para siswa. Seluruh kegiatan luar ruangan seperti olahraga dan upacara wajib dihentikan total, serta penggunaan masker di area sekolah menjadi syarat mutlak yang tidak boleh ditawar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....