Mesin RDF Talang Gulo Ditargetkan Mampu Olah 1.000 Ton Sampah
- 06 Agt 2026 13:07 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Pemerintah Kota Jambi terus mempercepat realisasi proyek Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo melalui kerja sama dengan PT Regent. Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Agustus mendatang sebagai langkah strategis mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan bahan bakar alternatif bagi sektor industri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi Mahruzar mengatakan saat ini mesin-mesin RDF masih dalam proses pengiriman. Apabila seluruh peralatan tiba sesuai jadwal, instalasi akan segera dilakukan di TPA Talang Gulo.
"Untuk RDF saat ini mesin-mesin sedang dalam pengiriman. Insya Allah akhir Agustus sudah terpasang di TPA Talang Gulo dan bisa mulai dijalankan," ujar Kepala DLH Kota Jambi Mahruzar, Selasa 4 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, proyek RDF merupakan program yang dijalankan melalui kerja sama dengan pihak ketiga, yakni PT Regent. Berbeda dengan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat, proyek RDF dipersiapkan untuk mengolah sampah menjadi *bahan bakar alternatif (Refuse Derived Fuel) yang dapat dimanfaatkan oleh industri.
Menurut Mahruzar, fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas optimal hingga 1.000 ton sampah per hari. Dengan kapasitas itu, RDF diharapkan mampu mengurangi volume gunungan sampah yang selama ini menumpuk di TPA Talang Gulo sekaligus mendukung target zero waste yang dicanangkan Pemerintah Kota Jambi.
"Kalau RDF ini direncanakan dengan kapasitas optimal sekitar 1.000 ton per hari. Tujuannya agar sampah yang masuk bisa dimanfaatkan kembali menjadi bahan bakar alternatif dan mengurangi timbunan sampah di TPA," ujarnya.
Mahruzar menambahkan, kapasitas sampah yang tersedia di Kota Jambi dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional RDF sehingga tidak memerlukan tambahan pasokan sampah dari daerah lain.
"Untuk RDF ini cukup memanfaatkan sampah yang ada di Kota Jambi, sehingga tidak perlu mendatangkan sampah dari kabupaten sekitar," katanya.
Keberadaan fasilitas RDF diharapkan menjadi salah satu tonggak transformasi sistem pengelolaan sampah di Kota Jambi. Selain mengurangi beban TPA Talang Gulo, proyek ini juga diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui pemanfaatannya sebagai sumber energi alternatif bagi dunia industri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....