Puluhan Hektare Sawah di Kota Jambi Tertunda masa Tanam
- 05 Agt 2026 12:41 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi– Musim kemarau yang melanda wilayah Jambi mulai berdampak terhadap sektor pertanian, khususnya lahan persawahan di Kota Jambi. Sejumlah petani terpaksa menunda masa tanam akibat berkurangnya ketersediaan air di sawah tadah hujan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Amirudin, mengatakan sebagian besar sawah di Kota Jambi merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan.
"Seperti kita ketahui, lahan sawah Kota Jambi merupakan sawah tadah hujan. Saat musim hujan air tersedia, sedangkan ketika musim kemarau petani harus mengambil air dari sungai atau aliran air di sekitar sawah. Ada sawah yang bentuknya seperti cekungan sehingga air masih menggenang, namun ada juga yang mulai mengering sehingga terjadi penundaan tanam," ujarnya, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurut Amirudin, luas baku sawah yang dilindungi (LSD) di Kota Jambi mencapai 459 hektare, sedangkan total luas sawah mencapai 520 hektare.
Pada 2026, Pemerintah Kota Jambi menargetkan realisasi luas tanam mencapai 538 hektare. Hingga saat ini, realisasi telah mencapai 443 hektare atau sekitar 82 persen, sehingga masih tersisa sekitar 96 hektare yang diharapkan dapat ditanam dalam waktu dekat.
"Kami optimistis target luas tanam dapat tercapai meski menghadapi musim kemarau," katanya.
Selain padi, kekeringan juga mulai mempengaruhi tanaman hortikultura.
"Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar 60 persen tanaman hortikultura, terutama sayuran dan buah, terdampak karena sangat bergantung pada ketersediaan air," jelas Amirudin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....