Kemarau Belum Berdampak Signifikan, Ribuan Hektare Sawah Tanjab Timur Siap Panen
- 03 Agt 2026 19:46 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID.Jambi- Musim kemarau yang melanda Provinsi Jambi hingga saat ini belum memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kondisi tersebut didukung karakteristik wilayah pasang surut serta ketersediaan infrastruktur pengairan yang memadai.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sunarno, SP., M.Si., mengatakan saat ini daerahnya masih memasuki musim tanam kedua tahun 2026 dengan luas tanaman padi yang masih berdiri (standing crop) mencapai 3.331 hektare.
"Sebagian besar tanaman sudah memasuki fase generatif dan diperkirakan akan selesai dipanen pada akhir Agustus 2026. Artinya, kondisi kemarau saat ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap produksi padi di Tanjung Jabung Timur," ujarnya dalam dialog interaktif di RRI,Senin 3 Agustus 2026.

Menurut Sunarno, wilayah Tanjung Jabung Timur yang merupakan daerah rawa pasang surut masih memiliki sumber air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Pemanfaatan pompa air bantuan Kementerian Pertanian juga menjadi salah satu upaya menjaga pasokan air bagi lahan pertanian.
"Selama air pasang masih masuk ke saluran dan parit, pompa-pompa bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal bersama kelompok tani sehingga kebutuhan air tetap terpenuhi," katanya.
Ia menambahkan, dalam tiga tahun terakhir wilayah Tanjung Jabung Timur mengalami kemarau yang tergolong basah sehingga petani tidak mengalami gagal panen akibat kekurangan air.
Pemerintah daerah berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga target produksi padi tahun ini dapat tercapai secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....