Kasus Radikalisme UPTD PPA Tekankan Pencegahan sejak Dini
- 03 Agt 2026 10:37 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jambi memperkuat upaya pendampingan dan pencegahan agar anak-anak tidak terpapar paham intoleransi dan radikalisme. Langkah tersebut dilakukan melalui konseling serta kolaborasi dengan keluarga, sekolah, dan berbagai pihak terkait.
Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi, Asi Noprini, mengatakan saat ini terdapat tujuh anak di Provinsi Jambi yang menjalani proses pendampingan setelah teridentifikasi terpapar paham tersebut. Penanganan dilakukan dengan pendekatan perlindungan anak agar mereka dapat kembali memperoleh pemahaman yang tepat.
Dari tujuh anak tersebut, empat ditangani oleh UPTD PPA Provinsi Jambi, satu anak ditangani UPTD PPA Kota Jambi, dan dua lainnya ditangani UPTD PPA Kabupaten Muaro Jambi.
Menurut Asi, kasus tersebut terungkap dari hasil pengembangan pascakejadian penyerangan di Jakarta pada 2025. Penelusuran lebih lanjut menemukan adanya sejumlah anak di beberapa daerah yang berpotensi terpapar paham radikal, termasuk di Kabupaten Bungo, khususnya wilayah Jujuhan.
Asi menjelaskan, pendampingan tidak hanya berfokus pada pemulihan anak, tetapi juga memastikan mereka memperoleh edukasi yang benar melalui konseling dan keterlibatan keluarga maupun instansi terkait.
"Perlindungan anak tidak hanya dilakukan setelah masalah terjadi. Pencegahan harus diperkuat melalui peran keluarga, sekolah, dan masyarakat agar anak tidak mudah terpengaruh paham yang mengarah pada kekerasan," ujarnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Ia menambahkan, sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam melindungi anak dari berbagai bentuk ancaman, termasuk penyebaran paham intoleransi dan radikalisme yang dapat memengaruhi tumbuh kembang mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....