UPTD PPA Jambi Prioritaskan Muaro Jambi dan Tanjab Timur Tangani Kekerasan Anak

  • 27 Jul 2026 08:51 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur menjadi wilayah prioritas dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Provinsi Jambi. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jambi melakukan pendampingan langsung karena masih terdapat keterbatasan layanan perlindungan anak di kedua daerah tersebut.

Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi, Asi Noprini mengatakan, tingginya angka kasus kekerasan anak yang ditemukan di suatu wilayah tidak selalu menunjukkan adanya peningkatan kejadian. Menurutnya, hal tersebut juga mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus dan memanfaatkan layanan pendampingan yang tersedia.

“Tingginya angka kasus bukan berarti kekerasannya meningkat, tetapi bisa jadi karena masyarakat sudah mengetahui layanan yang ada dan mulai berani melapor,” ujar Asi Noprini, Senin 27 Juli 2026.

Sebagai upaya memperkuat layanan perlindungan anak, UPTD PPA Provinsi Jambi menjalankan program konseling massal di sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan angka kasus tinggi, terutama di Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur.

Melalui program tersebut, tim konselor turun langsung ke sekolah untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak yang menjadi korban maupun anak yang menghadapi persoalan, sehingga mereka tidak harus datang langsung ke kantor UPTD PPA.

“Kami turun ke sekolah agar anak-anak yang membutuhkan pendampingan bisa lebih mudah mendapatkan layanan. Tidak hanya korban kekerasan, tetapi juga anak yang memiliki persoalan lain,” kata Asi.

Asi menjelaskan, dari kegiatan konseling tersebut pihaknya menemukan berbagai persoalan yang tidak hanya berkaitan dengan kekerasan seksual, tetapi juga masalah yang berakar dari lemahnya ketahanan keluarga.

Beberapa persoalan yang ditemukan di antaranya kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak, tekanan ekonomi keluarga, hingga pola pengasuhan yang belum optimal.

“Banyak persoalan anak yang berawal dari kondisi keluarga, seperti komunikasi yang kurang baik, tekanan ekonomi, dan minimnya pengasuhan. Karena itu, penguatan keluarga menjadi bagian penting dalam pencegahan kekerasan terhadap anak,” jelas Asi.

UPTD PPA Provinsi Jambi menilai, penguatan peran keluarga serta kemudahan akses layanan pendampingan menjadi kunci dalam menekan kasus kekerasan terhadap anak. Dengan pendekatan pencegahan dan pendampingan sejak dini, diharapkan anak-anak di Provinsi Jambi dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....