Konseling UPTD PPA Masih Lemahnya Ketahanan Keluarga
- 01 Agt 2026 15:46 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Program konseling massal yang digelar UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jambi di sejumlah sekolah mengungkap bahwa berbagai persoalan anak tidak hanya berkaitan dengan kekerasan seksual, tetapi juga dipicu lemahnya ketahanan keluarga. Temuan tersebut menjadi dasar penguatan layanan perlindungan anak, terutama di Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur.
Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi, Asi Noprini mengatakan, melalui kegiatan konseling yang dilakukan langsung di sekolah, tim konselor menemukan banyak anak menghadapi persoalan yang berakar dari kondisi keluarga.
"Kami tidak hanya menemukan kasus kekerasan seksual, tetapi juga berbagai persoalan yang berawal dari kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak, tekanan ekonomi, hingga minimnya pola pengasuhan," kata Asi Noprini, saat berdialog bersaama pro1 Jambi Rabu, 29 Juli 2026.
Menurut Asi, temuan tersebut menunjukkan bahwa penanganan kekerasan terhadap anak tidak cukup hanya berfokus pada korban, tetapi juga harus menyentuh akar permasalahan di lingkungan keluarga. Karena itu, UPTD PPA terus memperkuat upaya pencegahan melalui layanan konseling yang langsung menyasar sekolah-sekolah.
Program tersebut diprioritaskan di Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur yang masih memiliki keterbatasan layanan pendampingan. Dengan menghadirkan tim konselor ke sekolah, anak-anak yang membutuhkan bantuan dapat memperoleh layanan lebih cepat tanpa harus datang ke kantor UPTD PPA.
Selain mempermudah akses layanan, kegiatan konseling juga diharapkan mampu mendorong anak-anak untuk lebih terbuka dalam menyampaikan persoalan yang dihadapi sehingga penanganan dapat dilakukan sejak dini.
"Penguatan peran keluarga menjadi kunci untuk mencegah kekerasan terhadap anak. Ketika komunikasi dalam keluarga berjalan baik dan pengasuhan diperkuat, risiko terjadinya kekerasan juga dapat ditekan," ujar Asi.
Asi menambahkan, tingginya jumlah laporan kasus di suatu daerah tidak selalu menunjukkan angka kekerasan meningkat. Menurutnya, kondisi tersebut juga menjadi pertanda semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan layanan pendampingan sehingga korban maupun keluarga berani melaporkan kasus yang dialami.
Melalui program konseling di sekolah dan penguatan ketahanan keluarga, UPTD PPA Provinsi Jambi berharap upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dapat dilakukan lebih efektif sekaligus memperluas akses layanan perlindungan bagi anak di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....