Pemkab Muaro Jambi Gelar Apel Siaga Karhutla 2026

  • 22 Jul 2026 14:25 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar Apel siaga bencana kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla ), Rabu 22 Juli 2026. Apel dipimpin Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, di Lapangan Pendopo Bukit Cinto Kenang, Kantor Bupati Muaro Jambi.

Apel siaga tersebut mengusung tema "Meningkatkan Kolaborasi dan Integrasi dalam Mewujudkan Ketangguhan Bangsa Menghadapi Bencana" dengan tagline "Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita".

Dalam amanatnya, Junaidi menegaskan bahwa Kabupaten Muaro Jambi merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, khususnya kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.

Berdasarkan data periode Januari hingga Juli 2026, tercatat telah terjadi 10 kejadian kebakaran hutan dan lahan dengan total luas terdampak sekitar 10,95 hektare. Titik kebakaran tersebar di Kecamatan Jambi Luar Kota, Sekernan, Kumpeh, dan Mestong. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla sejak 14 April 2026.

Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, Junaidi menekankan pentingnya langkah-langkah konkret yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut meliputi peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, patroli rutin di wilayah rawan, penguatan kesiapsiagaan personel dan peralatan, hingga kewajiban perusahaan menyiapkan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia dalam penanggulangan karhutla.

Selain itu, ia juga meminta pembentukan call center sebagai sarana pelaporan cepat apabila ditemukan titik api.

Di sisi lain, aparat penegak hukum diminta untuk menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan agar memberikan efek jera. Sementara para camat dan kepala desa diinstruksikan agar sigap melakukan upaya pemadaman awal sekaligus segera melaporkan apabila ditemukan titik api di wilayah masing-masing.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersinergi. Penanggulangan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat," tegas Junaidi.

Melalui Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak semakin. kuat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini serta dampaknya dapat diminimalkan.

Kegiatan dihadiri Dandim 0415/Jambi, Kapolres Muaro Jambi, perwakilan Kejaksaan Negeri, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, perwakilan Kalaksa BPBD Provinsi Jambi, para kepala instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, pimpinan perusahaan perkebunan, BUMN, BUMD, perbankan, serta unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, Basarnas, PMI, Tagana, dan relawan Masyarakat Peduli Api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....