HUT Kota Jambi Ke-80 Jadi Momen Refleksi Selesaikan Banjir dan Sampah

  • 02 Jun 2026 22:53 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi : Di tengah guyuran apresiasi dari pejabat pusat pada momentum Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Jambi, DPRD Kota Jambi justru mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terlena. Rapor merah terkait persoalan klasik seperti banjir dan pengelolaan sampah hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang belum tuntas, Selasa 2 Juni 2026.

Kontras tersebut mencuat usai Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-80 Pemkot Jambi dan Peringatan 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah. Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengungkapkan bahwa sejumlah tokoh nasional memang memberikan lampu hijau terhadap progres pembangunan di Kota Jambi.

"Tadi kita mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan beberapa tokoh Jambi lainnya. Artinya, Kota Jambi sekarang mulai naik kelas," kata Kemas Faried.

Namun, politisi Partai Golkar ini enggan menutup mata. Di balik status "naik kelas" tersebut, keluhan masyarakat di akar rumput mengenai genangan air saat hujan deras dan carut-marut masalah sampah masih terus berdering.

Faried menegaskan, menyelesaikan dua masalah krusial ini memerlukan napas panjang dan tidak bisa mengandalkan cara-cara instan.

"Kami memohon masyarakat ikut mendukung. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi itulah yang harus dilakukan pemerintah untuk menjalankan program-program terbaik bagi masyarakat," ujarnya menambahkan.

Sikap realistis juga ditunjukkan Faried dengan melayangkan permohonan maaf terbuka kepada warga Kota Jambi. Momentum bertambahnya usia kota ini dijadikan ajang refleksi total atas kinerja eksekutif dan legislatif yang dinilai belum sepenuhnya memuaskan ekspektasi publik.

"Sekali lagi kami mewakili Pemerintah Kota Jambi dan DPRD Kota Jambi memohon maaf apabila dalam bekerja masih belum optimal. Masih banyak persoalan yang sedang berproses dan harus kita selesaikan bersama-sama," ungkap Faried berterus terang.

Demi mengawal penyelesaian PR besar ini, DPRD meminta media massa di Jambi tidak mengendurkan fungsi kontrolnya. Kritik dan masukan yang tajam namun konstruktif dinilai sangat dibutuhkan agar anggaran daerah benar-benar menyentuh solusi banjir dan sampah.

"Kami berharap rekan-rekan media selalu proaktif dengan memberikan saran dan masukan kepada kami, baik legislatif maupun eksekutif," pintanya.

Faried meyakini, lepas dari segala kekurangan yang ada, target bebas banjir dan sampah hanya bisa dicapai jika semua elemen melepas ego masing-masing.

"Kita tidak bisa mencapai kesuksesan Kota Jambi ini sendiri-sendiri. Semua harus dilakukan bersama-sama," tegasnya.

Menutup keterangannya, Ketua DPRD Kota Jambi ini tetap memberikan apresiasi tinggi dan mengucapkan selamat Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Jambi serta 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah kepada seluruh masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....