Disnakertrans Jambi Ingatkan Warga Waspada Terhadap Tawaran Kerja Keluar Negeri

  • 09 Agt 2026 13:38 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Masyarakat Provinsi Jambi diminta tidak mudah tergiur tawaran bekerja ke luar negeri dengan proses keberangkatan yang cepat dan serba mudah. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jambi mengingatkan, pola tersebut justru menjadi salah satu indikasi tawaran kerja ilegal yang berpotensi menjerumuskan calon pekerja menjadi korban penipuan hingga tindak pidana perdagangan orang.

Kepala Disnakertrans Provinsi Jambi Ahmad Bestari mengatakan, masyarakat perlu memastikan terlebih dahulu legalitas lowongan, perusahaan, hingga dokumen keberangkatan sebelum menerima tawaran bekerja di luar negeri.

Menurutnya, salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah penyalahgunaan dokumen resmi. Calon pekerja dapat saja diberangkatkan menggunakan dokumen yang tidak sesuai dengan tujuan bekerja, sehingga berisiko menghadapi persoalan hukum maupun eksploitasi setelah tiba di negara tujuan.

“Tawaran-tawaran yang ilegal itu biasanya menggampangkan segala urusan. Kalau ada warga kita yang ingin bekerja di luar negeri, silakan berkonsultasi kepada dinas tenaga kerja setempat. Kita cek dulu, cross check, jangan sampai sudah berangkat ternyata menjadi korban,” ujar Ahmad, Jumat, 7 Agustus 2026.

Kasus Warga Jambi di Kamboja Jadi Pelajaran

Ahmad mengatakan, kewaspadaan masyarakat semakin penting setelah beberapa waktu lalu kasus sejumlah warga Jambi yang menjadi korban scammer di Kamboja sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial.

Kasus tersebut, menurutnya, harus menjadi pembelajaran agar masyarakat tidak mengambil keputusan hanya karena tergiur iming-iming gaji tinggi maupun proses keberangkatan yang cepat.

Disnakertrans meminta masyarakat tidak hanya melakukan pengecekan untuk dirinya sendiri, tetapi juga membantu mengingatkan keluarga, saudara, maupun tetangga yang mendapatkan tawaran pekerjaan di luar negeri.

“Kalau ada tawaran kerja ke luar negeri, jangan langsung berangkat. Datangi dinas tenaga kerja untuk menanyakan apakah lowongan tersebut legal atau tidak,” katanya.

Pemerintah Siapkan Jalur Kerja Resmi

Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap tawaran kerja ilegal, pemerintah juga menyiapkan sejumlah peluang bekerja di luar negeri melalui jalur resmi.

Ahmad menyebut beberapa program yang saat ini dipersiapkan antara lain program magang ke Jepang, program perawat lansia, serta peluang kerja di Brunei Darussalam.

Khusus peluang kerja di Brunei Darussalam, tersedia lowongan resmi untuk posisi koki dan pramusaji.

Masyarakat yang berminat bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, proses seleksi, serta prosedur keberangkatan dengan mendatangi langsung Disnakertrans Provinsi Jambi.

Pemerintah menegaskan, memastikan legalitas sebelum berangkat menjadi langkah penting untuk mencegah masyarakat Jambi terjebak dalam jaringan penipuan maupun perdagangan orang berkedok lowongan kerja di luar negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....