DPRD Provinsi Jambi Dukung Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara

  • 30 Mei 2026 08:16 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi memberikan lampu hijau dan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan jalur kereta api khusus angkutan batu bara. Infrastruktur berbasis rel ini dinilai sebagai solusi konkret jangka panjang yang tidak hanya ampuh mengurai kemacetan akibat truk tambang, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi daerah.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menegaskan bahwa lembaga legislatif siap mengawal total rencana besar tersebut. Dukungan yang diberikan pun tidak tanggung-tanggung; DPRD siap berkomitmen dari sisi regulasi hingga pengalokasian anggaran daerah melalui APBD jika nantinya dibutuhkan porsi pendampingan daerah.

Langkah taktis ini sebelumnya telah dijajaki oleh Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, dan mendapat respons positif dari pemerintah pusat untuk berkolaborasi membangun moda transportasi massal komoditas tersebut.

"Kami di DPRD tentu sangat mendukung penuh rencana ini. Jika memang nanti dalam prosesnya memerlukan dukungan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), kami siap mengawal dan mengalokasikannya demi kepentingan masyarakat luas," tegas Muhammad Hafiz Fattah, Jumat, 29 Mei 2026.

Bentang Rute Potong Jalur Logistik ke Pelabuhan, Berdasarkan rancangan pemetaan, jalur ular besi ini dikonsepkan untuk memotong rantai logistik batu bara secara masif. Rute utamanya direncanakan membentang langsung dari kantong-kantong tambang utama di Kabupaten Bungo, kemudian melintasi wilayah Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Batang Hari, hingga Kabupaten Muaro Jambi, sebelum akhirnya bermuara di kawasan integrasi Pelabuhan Talang Duku atau Kemingking.

Hafiz juga menepis kekhawatiran publik mengenai potensi tumpang tindih proyek. Ia memastikan kehadiran jalur kereta api ini tidak akan mengganggu jalannya proyek jalan khusus batu bara yang saat ini masih dikejar target penyelesaiannya oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, integrasi antara jalan khusus darat dan jalur logistik kereta api merupakan kombinasi multimoda yang lumrah serta telah terbukti sukses di berbagai daerah penghasil tambang besar lainnya dalam memperlancar arus distribusi hasil bumi.

"Ini adalah pemikiran dan terobosan yang sangat baik dari Pak Gubernur untuk masa depan Jambi. Melalui moda kereta api, efisiensi ekonomi akan berlipat ganda, dan yang terpenting, kita bisa menyudahi gesekan sosial serta kemacetan parah yang selama ini terjadi di jalan raya akibat truk batu bara," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....