Festival Karya Budaya Puspa Ragam Negeriku Digelar 5 Hari
- 30 Jul 2026 12:48 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Provinsi Jambi, Is Andika mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan Festival Karya Budaya Puspa Ragam Negeriku yang akan digelar pada 31 Juli s.d 5 Agustus 2026. Festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman suku dan etnis yang hidup di Provinsi Jambi.
Menurut Is Andika, festival tersebut akan dibuka secara resmi dan diharapkan dihadiri oleh Menteri Kebudayaan. Apabila berhalangan hadir, pembukaan akan dihadiri Gubernur Jambi bersama para kepala daerah se-Provinsi Jambi.
"Festival ini menghadirkan berbagai bentuk karya budaya, mulai dari ekonomi budaya, pewarisan budaya, pertunjukan budaya hingga ekspresi budaya. Setiap malam akan ada penampilan seni dari kabupaten dan kota, ditambah atraksi dari berbagai suku bangsa dan lintas etnis yang ada di Jambi," ujarnya, Rabu, 29 Juli 2026.
Selama lima hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan beragam pertunjukan budaya dari kabupaten/kota secara bergantian. Selain itu, festival juga menghadirkan pameran seni lukis karya seniman Jambi dan Sumatera, serta pameran alat-alat tradisional yang merepresentasikan kehidupan masyarakat dari berbagai daerah.
Tak hanya itu, sebanyak 31 paguyuban suku bangsa akan menampilkan berbagai karya budaya yang memiliki nilai sejarah dan filosofi. Menurut Is Andika, seluruh paguyuban tersebut merupakan bagian dari Forum Pembaruan Kebangsaan yang selama ini menghimpun berbagai etnis di Provinsi Jambi.
Salah satu daya tarik festival adalah kuliner kebangsaan yang menyajikan makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap paguyuban akan menghadirkan dua hingga tiga menu khas, seperti papeda dari Maluku, sagu panggang dari Nias, colenak dari Sunda, hingga ikan betutu khas Bali.
"Festival ini bukan sekadar membangkitkan ekonomi masyarakat, tetapi lebih dari itu, membangun rasa cinta kasih dalam kehidupan bersama. Budaya menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan saling mengenal antarsuku," katanya.
Mengusung semangat pelestarian budaya, festival juga mengangkat tema "Menghadirkan Masa Lalu Demi Mengundang Masa Depan." Tema tersebut menggambarkan pentingnya menghadirkan kembali nilai-nilai budaya dan kearifan lokal agar dapat dipelajari generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan.
"Nilai-nilai masa lalu perlu dibaca kembali oleh generasi muda, sehingga menjadi pedoman dalam menata kehidupan di masa yang akan datang," jelasnya.
Sebagai Ketua FPK Provinsi Jambi, Is Andika menegaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keharmonisan antarsuku dan etnis di Jambi. Menurutnya, pendekatan budaya lebih efektif dalam membangun kebersamaan dibandingkan sekadar diskusi formal.
"Melalui seni dan budaya, masyarakat dapat belajar tentang kejujuran, keberanian, kelembutan, gotong royong, dan saling menghormati. Inilah nilai-nilai yang ingin kami tanamkan kepada generasi muda," katanya.
Ia juga menilai masih diperlukan perhatian yang lebih besar terhadap pelestarian budaya, termasuk keberadaan warisan budaya tak benda seperti sastra lisan, petuah adat, hingga tradisi yang hidup di tengah masyarakat.
Di akhir keterangannya, Is Andika yang biasa disapa mang Aloy mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk hadir dan meramaikan Festival Karya Budaya Puspa Ragam Negeriku sebagai momentum memperkuat persatuan dalam keberagaman.
"Mari bersama-sama menyukseskan festival ini. Budaya adalah perekat persatuan. Dengan saling mengenal budaya satu sama lain, kita menjaga keharmonisan dan memperkuat semangat kebangsaan di Provinsi Jambi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....