Pencegahan Stunting Melalui Pendekatan 1000 Hari Pertama Kehidupan
- 30 Jul 2026 12:55 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenduk Bangga)/BKKBN menegaskan bahwa upaya penurunan stunting dilakukan melalui pendekatan pencegahan sejak dini, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan Perwakilan Kemenduk Bangga BKKBN Provinsi Jambi, Yuslidar, mengatakan masa 1.000 HPK meliputi 270 hari selama kehamilan dan 730 hari setelah bayi lahir hingga usia dua tahun. Menurutnya, periode tersebut menjadi waktu paling menentukan dalam mencegah stunting.
"Peran Kemenduk Bangga BKKBN adalah melakukan pencegahan dari hulu agar tidak ada anak yang dilahirkan stunting maupun mengalami stunting pada awal kehidupannya," ujarnya, Kamis, 30 Juli 2026.
Melalui intervensi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, pemerintah berharap angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas sumber daya manusia semakin meningkat.
Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan Perwakilan Kemenduk Bangga BKKBN Provinsi Jambi, Yuslidar, mengatakan masa 1.000 HPK meliputi 270 hari selama kehamilan dan 730 hari setelah bayi lahir hingga usia dua tahun. Menurutnya, periode tersebut menjadi waktu paling menentukan dalam mencegah stunting.
"Peran Kemenduk Bangga BKKBN adalah melakukan pencegahan dari hulu agar tidak ada anak yang dilahirkan stunting maupun mengalami stunting pada awal kehidupannya," ujarnya, Kamis, 30 Juli 2026.
Melalui intervensi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, pemerintah berharap angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas sumber daya manusia semakin meningkat.
Untuk diketahui, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh anak dimana tinggi badan anak lebih rendag dari standar usianya akibat kejurangan gizi kronumis dan infeksi berulang,terutama pada 1000 haru pertama kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....