Terganjal Kendala Teknis, Belasan Dapur Gizi Wilayah 3T Batang Hari Tertunda

  • 19 Mei 2026 10:51 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Di tengah masifnya akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang Hari, pemenuhan fasilitas bagi wilayah terpencil masih membentur dinding kendala teknis. Sebanyak belasan unit dapur khusus area Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di daerah tersebut terpaksa harus diajukan ulang pembangunannya, Senin, 18 Mei 2026.

Kondisi ini menjadi catatan penting dalam pemerataan program, mengingat wilayah 3T merupakan sasaran krusial yang membutuhkan pasokan gizi bagi anak-anak sekolah dengan populasi di bawah 1.000 siswa.

Sekretaris Percepatan Program MBG Kabupaten Batang Hari, A. Kurniadi, membenarkan adanya hambatan tersebut. Menurutnya, dari total kebutuhan 33 unit dapur 3T di seluruh Batang Hari, baru 21 unit yang berhasil rampung didirikan di lapangan.

"Namun demikian, sebanyak 12 dapur 3T lainnya masih dalam proses usulan ulang atau rollback. Hal itu disebabkan adanya sejumlah kendala sehingga pembangunan fisik belum dapat dilaksanakan," ungkap A. Kurniadi saat memaparkan evaluasi progres fasilitas MBG.

Hambatan serupa tapi tak sama juga terlihat pada pemenuhan dapur aglomerasi yang menyasar wilayah padat penduduk atau di atas 1.000 penerima manfaat. Dari target besar sebanyak 45 unit dapur aglomerasi, saat ini baru 13 unit saja yang sudah benar-benar aktif beroperasi melayani kebutuhan para siswa.

Sementara itu, sisa target lainnya masih terbagi ke dalam beberapa tahapan administratif dan konstruksi. Ada tiga dapur aglomerasi yang fisiknya sudah selesai namun masih tertahan dokumen legalitas.

"Kalau yang tiga dapur lagi itu bangunannya sudah selesai, sekarang sedang proses melengkapi perizinan untuk operasional," jelas Kurniadi lebih lanjut mengenai birokrasi yang harus diselesaikan.

Adapun 29 unit dapur aglomerasi sisanya dilaporkan masih berada dalam proses pengerjaan yang bervariasi di lapangan.

Meskipun distribusi fasilitas di area terpencil dan pusat aglomerasi belum sepenuhnya tuntas, Kurniadi mengklaim bahwa jaringan dapur penunjang gizi gratis yang sudah aktif saat ini setidaknya telah mampu menyentuh seluruh kecamatan di Batang Hari. Lokasi yang sudah berjalan stabil di antaranya berada di Kecamatan Muara Bulian dengan tiga dapur operasional, serta penambahan dua dapur baru yang baru saja diresmikan di wilayah Kecamatan Muara Tembesi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....