Evaluasi Web Aksi Bangda, Junaidi Mahir Tekankan Validitas Data Stunting
- 26 Mei 2026 23:49 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi- Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus mematangkan strategi penurunan angka stunting di wilayahnya. Langkah ini ditegaskan saat Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, membuka sekaligus memimpin langsung Rapat Evaluasi Pelaporan Pelaksanaan Stunting melalui aplikasi Web Aksi Bangda Kementerian Dalam Negeri Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Baparida Kabupaten Muaro Jambi pada Selasa, 26 Mei 2026 ini dihadiri oleh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tak hanya itu, forum ini juga mengumpulkan para camat, kepala puskesmas, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), hingga seluruh operator data tingkat kecamatan dan puskesmas se-Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam arahannya, pria yang akrab disapa Jun Mahir ini mengingatkan seluruh jajaran bahwa urusan stunting tidak boleh dianggap sebagai tugas sektor kesehatan semata. Baginya, penanganan stunting adalah sebuah agenda besar yang berdampak langsung pada masa depan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Muaro Jambi.
“Stunting menyangkut kualitas generasi penerus bangsa,” ujar Wakil Bupati.
“Oleh karena itu, sinergi lintas sektor harus terus kita dorong agar target penurunan stunting dapat tercapai secara optimal, dengan dukungan sistem pelaporan Web Aksi Bangda yang akurat dan akuntabel,” lanjutnya.
Lewat evaluasi berkala ini, Junaidi berharap ada kesamaan persepsi di antara seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta kendala teknis yang kerap ditemui di lapangan segera diurai bersama, sekaligus merumuskan langkah taktis agar pelaporan Semester I Tahun 2026 bisa rampung tepat waktu tanpa hambatan.
Menutup jalannya pertemuan, Wakil Bupati kembali menaruh harapan besar pada komitmen semua pihak untuk menyelaraskan kerja nyata di lapangan dengan tertib administrasi yang valid.
“Keberhasilan penanganan stunting tidak hanya diukur dari seberapa banyak kegiatan yang kita lakukan,” pungkasnya.
“Butuh komitmen bersama, karena keberhasilan ini juga dilihat dari kualitas data dan laporan yang kita sajikan kepada pemerintah pusat,” tutup Junaidi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....