Persiapan Rampung, 838 Jemaah Haji Asal Kota Jambi Siap ke Tanah Suci

  • 05 Mei 2026 21:24 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Seluruh persiapan administrasi keberangkatan jemaah haji asal Kota Jambi untuk tahun ini sudah dipastikan beres. Mulai dari urusan paspor, penerbitan visa, sampai ketersediaan transportasi darat menuju Asrama Haji Embarkasi Antara, semuanya telah disiapkan dengan matang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Jambi, M. Kholis, memastikan pihaknya kini tinggal menanti hari keberangkatan para tamu Allah tersebut menuju Tanah Suci.

“Secara administrasi sudah clear semua. Paspor, visa, dan lainnya sudah selesai. Bus untuk keberangkatan juga sudah siap, ada 12 unit yang disiapkan,” ungkapnya, Senin 4 Mei 2026,

Kholis merinci, total jemaah haji asal Kota Jambi tahun ini mencapai 838 orang. Rombongan ini dibagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter). Kloter 13 menjadi rombongan terbesar dengan 437 jemaah, disusul Kloter 20 sebanyak 288 orang, Kloter 22 dengan 105 orang, dan Kloter 24 sebanyak 5 orang.

Terkait jadwal pergerakan, jemaah Kloter 13 akan mulai masuk Asrama Haji pada lima Mei. Mereka diwajibkan berkumpul di Kantor Wali Kota Jambi keesokan harinya, enam Mei, pukul 06.30 WIB sebelum akhirnya dilepas menuju bandara dan terbang ke Arab Saudi di hari yang sama. Rombongan pertama dari Jambi ini dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air pada lima belas Juni.

Sementara itu, jemaah di Kloter 20 akan berkumpul di Kantor Wali Kota sekaligus masuk Asrama Haji pada sebelas Mei, lalu diberangkatkan ke Tanah Suci pada empat belas Mei. Mereka direncanakan kembali dari Arab Saudi pada dua puluh tiga Juni dan mendarat di Jambi pada dua puluh empat Juni.

Selanjutnya untuk Kloter 22, jadwal kumpul dan masuk asrama ditetapkan pada enam belas Mei pagi, dan akan terbang pada tujuh belas Mei. Rombongan ini dijadwalkan pulang pada dua puluh lima Juni dan tiba di Jambi pada dua puluh enam Juni. Terakhir, lima jemaah yang tergabung di Kloter 24 akan masuk asrama pada sembilan belas Mei, berangkat pada dua puluh Mei, dan kembali tiba di Jambi pada dua puluh delapan Juni.

Di tengah kelancaran persiapan ini, Kholis menyayangkan adanya satu orang calon jemaah yang terpaksa menunda ibadahnya tahun ini akibat masalah kesehatan. Jemaah tersebut sebenarnya sempat dinyatakan sehat, namun harus dilarikan ke rumah sakit jelang keberangkatan.

“Awalnya hasil pemeriksaan kesehatannya bagus, tetapi pada pemeriksaan terakhir harus dirawat inap dan ditemukan penyakit yang membuatnya tidak layak terbang. Akhirnya keberangkatannya ditunda dan digantikan oleh jemaah cadangan dari Kota Jambi,” jelasnya.

Berkaca dari kejadian tersebut, Kemenhaj mewanti-wanti seluruh calon jemaah untuk terus menjaga stamina mereka.

“Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik, jadi kami minta jemaah tetap menjaga kesehatan. Pola makan dan istirahat harus diperhatikan,” pesan Kholis.

Selain itu, demi kelancaran dan ketertiban proses pelepasan, Kholis juga meminta pengertian dari pihak keluarga jemaah.

“Keluarga pengantar kami imbau cukup sampai Kantor Wali Kota saja, tidak perlu sampai ke Asrama Haji agar proses keberangkatan lebih tertib dan lancar,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....