Tantangan Penanganan Mengingkatnya Kasus Diabetes di Kota Jambi

  • 22 Apr 2026 10:31 WIB
  •  Jambi

RRI.co.id, Jambi - Kota Jambi pada tahun 2026 menghadapi peningkatan signifikan kasus diabetes, yang menjadi salah satu perhatian utama dalam sektor kesehatan masyarakat. Berdasarkan tren data terbaru dari fasilitas kesehatan setempat, jumlah penderita diabetes terus menunjukkan kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan.

Diabetes, khususnya diabetes tipe 2, menjadi jenis yang paling banyak ditemukan di Kota Jambi. Kondisi ini erat kaitannya dengan pola makan tinggi gula dan lemak, kurangnya aktivitas fisik, serta meningkatnya angka obesitas di kalangan masyarakat. Selain itu, faktor genetik dan kurangnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin turut memperburuk situasi.

Menurut Ary Irfan, S.Pd., M.Kes, seorang akademisi di bidang kesehatan masyarakat, peningkatan kasus ini tidak bisa dilepaskan dari perubahan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Urbanisasi yang pesat membawa dampak pada pola hidup masyarakat, termasuk konsumsi makanan cepat saji dan minimnya aktivitas fisik. Ini menjadi faktor risiko utama diabetes di Kota Jambi saat ini,” ujarnya.

Data tahun 2026 juga menunjukkan bahwa kelompok usia produktif mulai banyak terdampak, tidak lagi didominasi oleh lansia. Hal ini menjadi sinyal serius karena dapat berdampak pada produktivitas kerja dan beban ekonomi keluarga serta pemerintah daerah.

Pemerintah Kota Jambi melalui dinas kesehatan telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka kasus diabetes. Program edukasi masyarakat, skrining kesehatan gratis, serta kampanye hidup sehat terus digalakkan. Selain itu, fasilitas pelayanan kesehatan juga mulai memperkuat deteksi dini dan manajemen penyakit kronis agar komplikasi dapat dicegah.

Ary Irfan menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menangani masalah ini.

“Perlu keterlibatan aktif masyarakat, tenaga kesehatan, hingga sektor pendidikan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan mendorong perubahan perilaku,” tambahnya.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala.

Dengan meningkatnya kesadaran dan upaya bersama, diharapkan tren kenaikan kasus diabetes di Kota Jambi dapat ditekan, sehingga kualitas hidup masyarakat tetap terjaga di masa mendatang.

Penulis: Maimuna Septriani

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....