UPTD PPA Jambi Jemput Bola ke Sekolah Tangani Kekerasan Anak
- 01 Agt 2026 15:49 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jambi memperkuat upaya penanganan kasus kekerasan terhadap anak melalui program jemput bola dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah. Langkah ini diprioritaskan di Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur yang masih memiliki keterbatasan layanan pendampingan.
Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi, Asi Noprini mengatakan, program konseling massal di sekolah dilakukan untuk memudahkan anak-anak yang menjadi korban maupun yang memiliki persoalan mendapatkan layanan tanpa harus datang ke kantor UPTD PPA.
"Kami turun langsung ke sekolah agar anak-anak yang membutuhkan pendampingan bisa lebih mudah mengakses layanan. Dengan begitu, mereka tidak harus datang ke kantor UPTD untuk mendapatkan bantuan," ujar Asi Noprini, Rabu, 29 Juli 2026.
Asi menjelaskan, Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur menjadi wilayah yang mendapat perhatian khusus karena masih terbatasnya layanan pendampingan bagi korban kekerasan. Melalui kehadiran tim konselor di sekolah, diharapkan penanganan dapat dilakukan lebih cepat sekaligus memperluas jangkauan layanan perlindungan anak.
Selain memberikan pendampingan, kegiatan konseling juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi anak. UPTD PPA menemukan bahwa persoalan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan kekerasan seksual, tetapi juga dipengaruhi lemahnya ketahanan keluarga, seperti minimnya komunikasi antara orang tua dan anak, tekanan ekonomi, hingga pola pengasuhan yang kurang optimal.
"Dari kegiatan di sekolah, kami menemukan banyak persoalan anak yang berakar dari kondisi keluarga. Karena itu, penguatan peran keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak," kata Asi.
Meski demikian, Asi menegaskan tingginya jumlah laporan kasus di suatu daerah tidak selalu menunjukkan angka kekerasan meningkat. Menurutnya, kondisi tersebut juga menjadi indikator bahwa masyarakat semakin mengenal layanan pendampingan sehingga korban maupun keluarga tidak lagi ragu untuk melaporkan kasus yang dialami.
UPTD PPA Provinsi Jambi berharap program jemput bola melalui konseling di sekolah dapat mempercepat penanganan kasus sekaligus memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di Provinsi Jambi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....