BPBD Batanghari Siapkan Langkah Strategis,Sikapi Potensi El Nino Godzila

  • 07 Apr 2026 10:37 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID.Jambi - Mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diprediksi lebih cepat dan panjang tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari mulai menyiapkan sejumlah langkah strategis, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Kepala BPBD Batanghari, Solihin, mengatakan pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi di tingkat Provinsi Jambi guna membahas kesiapsiagaan menghadapi fenomena yang disebut sebagai El Nino “Godzilla”.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim kemarau tahun ini diperkirakan datang lebih cepat, yakni mulai akhir April hingga September, dengan intensitas yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sebagai langkah awal, BPBD Batanghari akan segera membahas peningkatan status daerah menjadi siaga darurat bencana karhutla dan dalam waktu dekat, kami akan menggelar rapat bersama Forkopimda untuk membahas penetapan status siaga darurat karhutla, sebagai bentuk kesiapan menghadapi dampak El Nino,” ujar Solihin kepada RRI, Selasa, 7 April 2026.

Rapat tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan April, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana.

Selain itu, BPBD juga akan membentuk tim satuan tugas (satgas) yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Batanghari. Keterlibatan sektor swasta dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, yang kerap meningkat saat musim kemarau panjang.

Lebih lanjut disampaikan, langkah lain yang akan dilakukan adalah menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di wilayah rawan karhutla. Upaya ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

BPBD juga merencanakan pelaksanaan gelar pasukan sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, baik karhutla maupun bencana lain yang dipicu musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....