Hujan Berpeluang Turun 10-11 September, Operasi Modifikasi Cuaca Siap di Jambi

  • 09 Sep 2026 16:03 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi – Kabar baik datang di tengah kondisi kemarau dan kabut asap yang melanda Provinsi Jambi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya potensi hujan di hampir seluruh wilayah Jambi pada 10 hingga 11 September 2026.

Prakirawan BMKG Sultan Thaha Jambi, Lukita Teresia, mengatakan hujan yang berpotensi terjadi masih berada pada kategori ringan dan sifatnya cenderung sporadis.

“Di tanggal 10 dan 11 September 2026 ada potensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan di hampir seluruh wilayah Provinsi Jambi,” tutur Lukita dalam dialog Kentongan RRI Jambi, Selasa 8 september 2026 sore.

Menurut Lukita, meski peluang hujan cukup luas, tidak seluruh wilayah dipastikan mendapatkan hujan. Kondisi tersebut dipengaruhi Jambi yang masih berada dalam periode musim kemarau.

Hujan diprakirakan lebih berpeluang terjadi pada sore hingga malam hari. Pada siang hari, proses penguapan dan pembentukan awan masih berlangsung. Potensi hujan tersebut juga menjadi harapan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jambi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batanghari, Solihin, mengatakan operasi modifikasi cuaca atau OMC telah disiapkan apabila potensi awan hujan mulai terbentuk.

Menurutnya, tim terkait saat ini dalam kondisi siap untuk melakukan operasi modifikasi cuaca. Pelaksanaan OMC akan dilakukan ketika terdapat potensi awan yang memenuhi kondisi untuk dilakukan penyemaian. “Ketika potensi awan muncul, nanti segera provinsi akan langsung melakukan modifikasi cuaca,” kata Solihin.

Sebelumnya, operasi modifikasi cuaca telah dilakukan pada 27 Agustus hingga 2 September 2026. Sementara itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama periode kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Jika menemukan titik api atau kebakaran, masyarakat juga diminta segera melaporkannya kepada petugas terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....