Harga Sawit Jambi Naik Rp55,11, TBS Usia 10–20 Tahun Rp3.555/Kg
- 06 Mar 2026 13:55 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi periode 6–12 Maret 2026 mengalami kenaikan sebesar Rp55,11 per kilogram. Kenaikan tersebut membuat harga sawit tertinggi untuk usia tanaman 10 hingga 20 tahun berada di angka Rp3.555,35 per kilogram di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS).
Harga tersebut merupakan hasil penetapan yang dirilis oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi dan berlaku bagi petani plasma serta transaksi di tingkat pabrik. Sementara itu, harga sawit di tingkat tengkulak atau toke biasanya lebih rendah dibandingkan harga yang ditetapkan pemerintah.
Di lapangan, harga sawit yang diterima petani mandiri melalui tengkulak umumnya berada di kisaran Rp2.500 hingga Rp3.000 per kilogram.
“Untuk harga tertinggi TBS kelapa sawit usia 10 hingga 20 tahun pada periode 6–12 Maret 2026 ditetapkan sebesar Rp3.555,35 per kilogram,” demikian rilis Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.
Selain harga TBS, pemerintah juga merilis harga komoditas turunan sawit. Harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah tercatat sebesar Rp14.048,3 per kilogram. Sementara harga kernel atau inti sawit berada di angka Rp13.159,07 per kilogram dengan indeks K sebesar 94,35 persen.
Berikut rincian harga TBS kelapa sawit di Provinsi Jambi periode 6–12 Maret 2026:
Umur 3 tahun: Rp2.762,18 per kilogram
Umur 4 tahun: Rp2.962,81 per kilogram
Umur 5 tahun: Rp3.098,07 per kilogram
Umur 6 tahun: Rp3.226,70 per kilogram
Umur 7 tahun: Rp3.307,96 per kilogram
Umur 8 tahun: Rp3.379,52 per kilogram
Umur 9 tahun: Rp3.444,53 per kilogram
Umur 10–20 tahun: Rp3.555,35 per kilogram
Umur 21–24 tahun: Rp3.451,06 per kilogram
Umur 25 tahun: Rp3.297,64 per kilogram
Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menjelaskan bahwa harga tersebut hanya berlaku di tingkat pabrik dan petani plasma. Sementara harga yang diterima petani mandiri dapat berbeda karena dipengaruhi rantai distribusi serta kondisi pasar di lapangan.
Ke depan, harga kelapa sawit di Jambi masih berpotensi mengalami perubahan mengikuti dinamika pasar global, termasuk pergerakan harga minyak sawit mentah di tingkat internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....