BPBD Tanjab Barat Siaga Bencana Selama Ramadan Antisipasi Hujan

  • 06 Mar 2026 10:47 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat memastikan tetap siaga selama bulan suci Ramadan guna mengantisipasi potensi bencana akibat perubahan cuaca. Langkah kesiapsiagaan ini dilakukan menyusul adanya potensi hujan yang masih akan terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa waktu ke depan.

Kepala BPBD Tanjung Jabung Barat, Zulfikri, mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel untuk bersiaga apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Hal ini dilakukan agar setiap potensi bencana dapat direspons dengan segera.

Ia menjelaskan, hingga saat ini belum terdapat kejadian bencana alam besar yang menimbulkan kerugian signifikan bagi masyarakat. Meski demikian, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama selama Ramadan ketika aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa.

Zulfikri mengungkapkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi banjir di wilayah Ulu. Namun, kejadian tersebut tidak berlangsung lama dan hanya berdampak pada beberapa rumah warga.

“Beberapa waktu lalu memang ada laporan banjir di wilayah Ulu, tetapi dampaknya tidak terlalu besar. Hanya beberapa rumah yang terdampak,” ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong wajar mengingat curah hujan di sejumlah wilayah masih cukup tinggi. Meski begitu, BPBD tetap melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan situasi tetap terkendali.

Selain melakukan pemantauan, BPBD Tanjung Jabung Barat juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), untuk memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan cuaca.

Berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah Tanjung Jabung Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang dalam beberapa waktu ke depan. Potensi tersebut dinilai masih dalam batas normal, namun tetap perlu diwaspadai.

“Beberapa waktu lalu kita mendapat informasi bahwa wilayah Tanjab Barat masih berpotensi hujan dengan skala sedang,” ungkap Zulfikri.

BPBD pun mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana, khususnya banjir di wilayah yang rawan terdampak genangan air. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....