Akademisi Menilai Perlindungan Data Pribadi Harus Menjadi Perhatian
- 30 Jan 2026 11:16 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Akademisi Universitas Jambi (Unja) Daniel Arsa menyebut ancaman siber saat ini tidak hanya menyasar sistem pemerintahan daerah, tetapi juga ranah personal dan individu masyarakat.Karena itu, pemerintah dinilai memiliki peran penting dalam melindungi data pribadi warga.
Daniel mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang mulai membentuk Tim Tanggap Insiden Siber di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Jambi sebenarnya telah memiliki tim yang bertugas mendeteksi dan melindungi jaringan di domain pemerintah daerah.
| Baca juga: Waspada Jeratan Pinjaman Online |
Namun menurutnya, tantangan terbesar keamanan siber justru ada pada faktor manusia. Daniel menyebut manusia merupakan titik terlemah dalam sistem keamanan informasi.. Ia menjelaskan, banyak serangan siber dilakukan melalui social engineering dan phishing, baik lewat telepon maupun email, yang menyasar kelengahan pengguna.
Karena itu dirinya menekankan pentingnya edukasi dan literasi digital kepada masyarakat agar tidak mudah menjadi korban kejahatan siber dan kebocoran data pribadi.
“Sebenarnya juga ada peran Pemerintah di sini untuk melindungi dari ranah personal. Sebenarnya sudah banyak dilakukan juga sih, baik itu dari pemerintah pusat sampai ke daerah. Tentunya kalau dari sisi pribadi itu yang paling penting adalah bagaimana kita mengedukasi masyarakat, karena yang paling titik paling lemah dari keamanan informasi ataupun keamanan cyber itu adalah dari sisi manusianya,” ujarnya, Minggu, 18 Januari 2026.
Dari sisi teknis, Daniel menyebut pemerintah telah memiliki standar pengamanan sistem, seperti penerapan ISO 27001 dan ISO 27035, serta melakukan pemantauan sistem selama 24 jam. Meski demikian, ia menilai penguatan sumber daya manusia dan dukungan anggaran masih menjadi tantangan ke depan.
Daniel menegaskan, penguatan keamanan siber bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik dan kedaulatan digital. Ia berharap penguatan keamanan siber dapat dilakukan secara sinergis oleh pemerintah, masyarakat, dan akademisi demi melindungi data pribadi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....