Ancaman Bahaya Kecanduan Gawai
- 17 Sep 2026 11:55 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Kebiasaan scroll gadget seperti melihat media sosial, video pendek, berita, atau berbagai konten secara terus-menerus semakin sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Awalnya mungkin hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi jika dilakukan berlebihan, kebiasaan ini dapat mengganggu kesehatan, produktivitas, hingga hubungan sosial.
1. Membuat waktu terbuang tanpa terasa
Salah satu bahaya utama kebiasaan scrolling adalah hilangnya kendali terhadap waktu. Seseorang yang awalnya berniat melihat ponsel selama beberapa menit dapat terus menggulir hingga berjam-jam.
Akibatnya, waktu untuk bekerja, belajar, beristirahat, berolahraga, maupun berinteraksi dengan keluarga menjadi berkurang.
2. Mengganggu kualitas tidur
Scroll gadget, terutama menjelang tidur, dapat membuat seseorang terus terjaga karena tertarik pada konten berikutnya. Paparan cahaya dari layar juga dapat mengganggu ritme tidur pada sebagian orang.
Kebiasaan membawa gadget ke tempat tidur dapat membuat waktu tidur semakin larut dan akhirnya menyebabkan tubuh kurang mendapatkan istirahat.
3. Menyebabkan mata cepat lelah
Menatap layar dalam waktu lama dapat menyebabkan mata kering, mata lelah, pandangan kabur sementara, atau sakit kepala. Kondisi tersebut dapat semakin terasa ketika seseorang jarang beristirahat dari layar.
Karena itu, penting memberikan jeda secara berkala dan mengalihkan pandangan dari layar.
4. Mengurangi konsentrasi
Scrolling dengan cepat dari satu konten ke konten lainnya dapat membuat perhatian terus berpindah. Jika kebiasaan tersebut dilakukan terus-menerus, seseorang dapat merasa lebih sulit berkonsentrasi ketika harus mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan perhatian lebih lama.
Notifikasi yang terus bermunculan juga dapat membuat aktivitas kerja atau belajar sering terputus.
5. Memengaruhi kesehatan mental
Terlalu lama berada di media sosial dapat membuat seseorang terus membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Berbagai konten yang menimbulkan kecemasan, kemarahan, atau tekanan juga dapat memengaruhi suasana hati.
Namun, dampaknya berbeda pada setiap orang. Yang perlu diperhatikan adalah ketika penggunaan gadget mulai membuat seseorang merasa sulit mengendalikan diri atau mengganggu kehidupan sehari-hari.
6. Mengurangi interaksi langsung
Kebiasaan terus memegang gadget saat sedang berkumpul dapat mengurangi kualitas komunikasi dengan keluarga, teman, maupun rekan kerja. Secara fisik berada bersama orang lain, tetapi perhatian justru tertuju pada layar.
Membiasakan waktu bebas gadget, terutama saat makan dan berbicara dengan keluarga, dapat membantu meningkatkan interaksi langsung.
7. Memicu pola hidup kurang aktif
Waktu yang terlalu banyak digunakan untuk scrolling biasanya dihabiskan sambil duduk atau berbaring. Jika berlangsung lama dan menggantikan aktivitas fisik, kebiasaan ini dapat berkontribusi terhadap pola hidup sedentari.
Karena itu, sebaiknya scrolling diselingi dengan berdiri, berjalan, melakukan peregangan, atau aktivitas fisik lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....