Bahaya Rokok bagi Kesehatan, Ancaman Nyata yang Sering Diabaikan

  • 24 Apr 2026 10:53 WIB
  •  Jambi

RRI.co.id, Jambi - Kebiasaan merokok masih menjadi permasalahan kesehatan yang serius di Indonesia, termasuk di Kota Jambi. Meskipun berbagai peringatan telah disampaikan, jumlah perokok, khususnya di kalangan remaja, masih tergolong tinggi. Padahal, rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan, baik bagi perokok aktif maupun pasif.

Rokok diketahui mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, di antaranya nikotin, tar, dan karbon monoksida. Zat-zat ini dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, hingga gangguan pernapasan kronis. Tidak hanya itu, paparan asap rokok juga berbahaya bagi orang di sekitar, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Menurut narasumber akademis, Ary Irfan, S.Pd.,M.Kes dosen Poltekkes Kemenkes Jambi jurusan promosi kesehatan, kebiasaan merokok sering kali dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan kurangnya kesadaran akan dampak jangka panjangnya. “Banyak masyarakat yang masih menganggap merokok sebagai hal biasa, padahal dampaknya sangat serius bagi kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa remaja menjadi kelompok yang rentan terpapar kebiasaan merokok, baik karena pengaruh teman sebaya maupun media. Padahal, pada usia tersebut, tubuh masih dalam masa pertumbuhan sehingga lebih mudah mengalami kerusakan akibat zat berbahaya dalam rokok.

Di sisi lain, upaya pencegahan sebenarnya telah dilakukan, seperti kampanye kawasan tanpa rokok dan edukasi di sekolah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, termasuk rendahnya kesadaran individu untuk berhenti merokok.

Sebagai solusi, diperlukan pendekatan edukatif yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya rokok. Peran keluarga juga sangat penting dalam mencegah kebiasaan merokok sejak dini, terutama dengan memberikan contoh gaya hidup sehat.

Selain itu, dukungan dari berbagai pihak seperti tenaga kesehatan, institusi pendidikan, dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari asap rokok. Dengan demikian, risiko penyakit akibat rokok dapat ditekan.

Bahaya rokok bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, kesadaran dan tindakan nyata untuk mengurangi konsumsi rokok menjadi langkah penting menuju kehidupan yang lebih sehat.

Penulis : Latifa Fahira

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....