Kasus ISPA di Kota Jambi Naik 15 Persen, Dinkes Mulai Pantau Harian saat Kabut Asap

  • 24 Agt 2026 22:21 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi mencatat adanya peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Jambi, Rini Kartika, mengatakan jumlah kasus ISPA yang tercatat pada pemantauan terakhir seminggu yang lalu mencapai 1.955 kasus. Angka tersebut meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka 1.757 kasus.

“Memang ada tren kenaikan. Minggu kemarin terakhir kasusnya 1.955, dari minggu sebelumnya 1.757,” kata Rini, Senin 24 Agustus 2026. Jika dibandingkan, kenaikan tersebut berada di kisaran 15 persen.

Rini mengatakan selama ini data kasus ISPA dikumpulkan dan dipantau secara mingguan. Namun, menyikapi kondisi kabut asap, mulai hari ini Dinkes Kota Jambi akan melakukan pemantauan kasus secara harian.

Meski terdapat kecenderungan peningkatan kasus bersamaan dengan memburuknya kualitas udara, Dinkes belum dapat memastikan bahwa seluruh kenaikan tersebut disebabkan oleh kabut asap.

“Kita tidak bisa mengatakan pasti, tapi kita lihat kecenderungannya, trennya. Yang berpengaruh itu kabut asap, jadi kita berasumsi bahwa itu disebabkan oleh kabut asap,” ujarnya.

Rini mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara berada dalam kondisi tidak sehat. Jika masyarakat terpaksa harus keluar rumah, penggunaan masker dianjurkan untuk mengurangi paparan terhadap polusi udara.

Dinkes juga akan melakukan surveillance terhadap penyakit-penyakit ISPA sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Menurut Rini, kabut asap dapat memengaruhi saluran pernapasan, baik pada masyarakat yang sebelumnya sehat maupun mereka yang telah memiliki penyakit saluran pernapasan.

Kelompok yang memiliki penyakit seperti TBC dan asma dinilai lebih rentan mengalami perburukan atau kekambuhan ketika terpapar kualitas udara yang buruk.

“Kalau yang sudah punya penyakit saluran napas seperti TBC, asma dan sebagainya, itu bisa menyebabkan kambuh. Bagi yang sehat juga akan berpengaruh, saluran napasnya menjadi tidak sehat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....