Gangguan Kesehatan akibat Kemarau Panjang

  • 03 Agt 2026 10:13 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Musim kemarau yang berlangsung lebih lama dari biasanya dapat membawa berbagai dampak terhadap kehidupan masyarakat. Selain menyebabkan kekeringan, berkurangnya pasokan air bersih, dan meningkatnya risiko kebakaran hutan maupun lahan, kemarau panjang juga berpengaruh terhadap kesehatan. Suhu udara yang lebih tinggi, kelembapan yang rendah, serta kualitas udara yang menurun dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan

Berikut beberapa dampak Kesehatan yang dapat timbul akibat kemarau :

1. Dehidrasi

Cuaca yang panas menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat sehingga cairan tubuh berkurang lebih cepat. Jika asupan cairan tidak mencukupi, seseorang dapat mengalami dehidrasi yang ditandai dengan rasa haus berlebihan, lemas, pusing, bibir kering, hingga penurunan konsentrasi.

2. Heat Exhaustion dan Heat Stroke

Paparan panas berlebih dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan akibat panas (heat exhaustion). Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi heat stroke, yaitu keadaan darurat medis yang ditandai dengan suhu tubuh sangat tinggi, kebingungan, hingga kehilangan kesadaran.

3. Gangguan Pernapasan

Kemarau panjang sering disertai meningkatnya debu di udara dan, pada beberapa daerah, asap akibat kebakaran hutan atau lahan. Kondisi ini dapat memperburuk penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta memicu batuk dan iritasi tenggorokan.

4. Iritasi Mata dan Kulit

Udara yang kering dapat menyebabkan mata terasa perih, merah, dan kering. Kulit pun menjadi lebih mudah kehilangan kelembapan sehingga terasa kasar, pecah-pecah, dan gatal.

5. Penurunan Daya Tahan Tubuh

Paparan panas yang berkepanjangan, kurang tidur akibat suhu yang tinggi, serta kurangnya asupan cairan dapat membuat tubuh lebih mudah lelah. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh dapat menurun sehingga risiko terkena penyakit menjadi lebih besar.

6. Penyakit Saluran Pencernaan

Keterbatasan air bersih selama musim kemarau dapat memengaruhi kebersihan makanan dan minuman. Jika sanitasi tidak terjaga, risiko penyakit seperti diare dan gangguan pencernaan dapat meningkat.

7. Gangguan Kesehatan Mental

Kemarau panjang juga dapat menimbulkan stres, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian atau mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi maupun lingkungan dapat memengaruhi kesehatan mental.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....