Kurang Baik Terlalu Lama di Ruangan Ber-Ac
- 12 Jul 2026 11:35 WIB
- Jambi
RRI. CO. ID Jambi - Banyak orang mengeluhkan leher pegal, punggung terasa nyeri, atau sendi menjadi kaku setelah berjam-jam berada di ruangan berpendingin udara (AC). Namun, dokter ortopedi menegaskan bahwa keluhan tersebut umumnya bukan disebabkan secara langsung oleh penggunaan AC, melainkan akibat kebiasaan duduk terlalu lama dan kurang bergerak.
Melansir Hindustan Times, Ketua dan Ahli Bedah Ortopedi Welcare Hospital, Dr. Bharat S. Mody, menjelaskan bahwa pendingin ruangan tidak menyebabkan radang sendi maupun kerusakan tulang secara langsung. Menurutnya, banyak orang menghabiskan waktu 8 hingga 10 jam di ruangan ber-AC dengan posisi duduk yang kurang baik. Kondisi tersebut dapat memicu kekakuan otot, ketegangan pada tubuh, serta keluhan pada sendi.
Dr. Mody menjelaskan bahwa suhu dingin memang dapat membuat otot menegang untuk sementara, mengurangi fleksibilitas tubuh, dan memperlambat sirkulasi darah. Efek ini umumnya lebih terasa pada orang yang telah memiliki gangguan pada sendi atau otot. Lansia juga lebih sering mengalami keluhan nyeri sendi, terutama pada penderita osteoarthritis, spondilosis servikal, frozen shoulder, maupun mereka yang memiliki riwayat cedera.
Meski demikian, Dr. Mody menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaan AC dapat menyebabkan osteoporosis atau melemahnya tulang secara langsung. Yang perlu mendapat perhatian justru adalah gaya hidup yang sering menyertai aktivitas di dalam ruangan, seperti kurang bergerak, minim paparan sinar matahari, serta kurang mengonsumsi air putih. Ia menambahkan bahwa kekurangan vitamin D masih banyak ditemukan pada masyarakat perkotaan akibat minimnya paparan sinar matahari.
Menurutnya, vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang karena membantu proses penyerapan kalsium. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kelemahan otot, mudah lelah, hingga nyeri tulang. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala yang muncul berulang, seperti leher dan punggung yang terasa kaku, bahu tegang, nyeri lutut setelah duduk lama, kram otot, kesemutan pada tangan, maupun pegal saat bangun di pagi hari. Gejala-gejala tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan postur tubuh atau kurangnya aktivitas fisik.
Untuk mencegah keluhan tersebut, Dr. Mody menyarankan agar suhu AC diatur pada kisaran 24 hingga 26 derajat Celsius, menghindari paparan udara dingin secara langsung ke tubuh, serta membiasakan diri berdiri dan berjalan setiap 30 hingga 45 menit. Selain itu, menjaga kecukupan cairan tubuh, menggunakan kursi yang ergonomis, rutin berolahraga, dan memperoleh paparan sinar matahari yang cukup juga menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan otot, sendi, dan tulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....