Kesemutan Terjadi karena Saraf Tertekan, Bukan Aliran Darah

  • 20 Jun 2026 12:51 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi – Kesemutan pada tangan atau kaki sering kali dianggap sebagai tanda aliran darah yang tidak lancar. Namun, menurut Dokter Saddam Ismail, kondisi tersebut sebenarnya lebih berkaitan dengan sistem saraf yang mengalami tekanan sementara dan dikenal dengan istilah parestesia.

Dokter Saddam Ismail menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang keliru memahami penyebab kesemutan.

“Fenomena ini namanya parestesia. Sering banget orang salah ngira, katanya aliran darahnya enggak lancar atau mampet, padahal aslinya ini murni masalah sistem saraf,” jelasnya.

Ia menerangkan, kondisi ini dapat terjadi ketika tangan tertindih saat tidur atau kaki berada dalam posisi tertekuk terlalu lama, misalnya saat duduk bersila. Dalam kondisi tersebut, saraf yang berfungsi mengirimkan sinyal dari otak mengalami tekanan sehingga aliran sinyal menjadi terganggu.

“Bayangin saraf di tangan ataupun kaki itu kayak kabel listrik yang lagi sibuk kirim pesan dari otak. Pas kegencet atau terhimpit, sinyal listrik tadi jadi macet dan enggak bisa lewat dengan lancar,” ujar Dokter Saddam Ismail.

Menurutnya, saat posisi tubuh berubah dan tekanan pada saraf dilepaskan, sinyal yang sempat tertahan akan mengalir kembali secara bersamaan. “Lonjakan sinyal yang barengan inilah yang diterjemahkan oleh otak sebagai sensasi nyetrum atau kesemutan. Jadi bukan karena aliran darah yang macet, tetapi karena saraf yang tertekan lalu kembali aktif,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....