Cara Mudah Cegah Kolesterol Naik usai Santap Daging

  • 28 Mei 2026 23:44 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Momen perayaan hari besar keagamaan atau acara keluarga sering kali identik dengan hidangan berbahan dasar daging, seperti rendang, gulai, hingga sate. Namun, di balik kelezatannya, konsumsi daging merah secara berlebihan kerap memicu kekhawatiran akan melonjaknya kadar kolesterol dalam darah.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Jovita Amelia, Sp.GK, mengungkapkan bahwa masyarakat sebenarnya tidak perlu sepenuhnya menghindari daging merah. Kunci utamanya terletak pada pemilihan jenis daging, porsi yang terukur, serta cara pengolahan yang tepat.

Menurut dr. Jovita, bagian daging yang paling aman dikonsumsi adalah yang minim lemak (lean meat), seperti bagian khas dalam (terlan). Selain itu, proses memasak sangat memengaruhi nilai kalori dan lemak jenuh pada hidangan tersebut.

"Sebaiknya pilih potongan daging yang bersih dari lemak jenuh menempel. Kalau bisa, kurangi pengolahan dengan cara digoreng atau menggunakan santan kental yang dipanaskan berulang kali. Mengolahnya menjadi sup bening atau dipanggang jauh lebih aman untuk menjaga kadar kolesterol," ujar dr. Jovita Amelia saat diwawancarai, Kamis, 28 Mei 2026.

Wajib Imbangi dengan Serat dan Olahraga

Selain membatasi asupan lemak dari daging itu sendiri, dr. Jovita juga mengingatkan pentingnya peran serat sebagai "penyapu" kolesterol alami di dalam tubuh. Serat larut yang terdapat pada sayur dan buah berfungsi mengikat asam empedu di saluran pencernaan, sehingga tubuh akan menyerap lebih sedikit kolesterol.

Beberapa langkah taktis yang bisa dilakukan usai mengonsumsi hidangan daging antara lain:

Perbanyak Konsumsi Sayur Hijau: Jadikan sayuran seperti pakcoy, brokoli, atau ketimun sebagai pendamping wajib di piring makan dengan porsi setengah dari total hidangan.

Pilih Buah Tinggi Serat Larut: Mengonsumsi buah apel, jeruk, pir, atau alpukat setelah makan daging dapat membantu mengontrol penyerapan lemak.

Cukupi Kebutuhan Air Putih: Hindari minuman manis atau bersoda usai makan daging, dan gantilah dengan air putih hangat atau teh hijau tanpa gula yang kaya antioksidan.

"Jangan lupa untuk tetap aktif bergerak. Jalan kaki santai selama 15 sampai 30 menit setelah makan bisa membantu membakar kalori dan melancarkan metabolisme tubuh, sehingga lemak tidak langsung tertimbun menjadi kolesterol jahat," tambahnya.

Melalui penerapan pola makan yang seimbang dan tetap mengontrol diri, hidangan daging yang lezat tetap dapat dinikmati tanpa harus mengorbankan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....