Makanan fermentasi yang Baik di Konsumsi
- 04 Mei 2026 08:25 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Makanan fermentasi telah lama dikenal sebagai bagian penting dari pola makan sehat di berbagai budaya dunia. Fermentasi sendiri merupakan proses alami yang melibatkan penguraian gula oleh mikroorganisme seperti bakteri dan ragi. Proses ini tidak hanya membantu memperpanjang masa simpan makanan, tetapi juga meningkatkan kandungan bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan usus.
Meski memiliki banyak manfaat, makanan fermentasi sering kali belum menjadi pilihan utama bagi sebagian orang. Padahal, menurut ahli gastroenterologi Will Bulsiewicz, makanan fermentasi berbasis tumbuhan justru termasuk yang paling direkomendasikan. Contohnya adalah kimchi, yang dibuat melalui proses pengasinan dan fermentasi sayuran seperti kubis dan lobak, kemudian ditambahkan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, dan saus ikan.
Selain kimchi, ada juga sauerkraut yang berasal dari Eropa. Hidangan ini dibuat dengan memfermentasi kubis yang telah diiris halus. Baik kimchi maupun sauerkraut memiliki bahan dasar yang sama, yaitu kubis, yang kaya akan antioksidan dan vitamin C. Kandungan nutrisi tersebut menjadikan keduanya sering disebut sebagai makanan “super” yang baik untuk kesehatan.
Proses fermentasi pada kubis tidak hanya mengubah rasa dan tekstur, tetapi juga menghasilkan probiotik yang sangat penting bagi keseimbangan mikrobioma usus. Mikrobioma yang sehat berperan besar dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih mampu melawan infeksi dan penyakit.
| Baca juga: Herbal untuk Asam Lambung yang Menyakitkan |
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam BMJ Open pada Januari lalu menemukan bahwa konsumsi hidangan fermentasi tradisional Korea seperti kimchi dapat membantu mengurangi lemak di area perut serta menurunkan risiko Diabetes Tipe 2. Temuan ini semakin memperkuat pentingnya memasukkan makanan fermentasi dalam pola makan sehari-hari.
Adapun berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari makanan fermentasi antara lain melancarkan pencernaan karena bantuan bakteri baik, meningkatkan sistem imun melalui kesehatan usus, menambah ketersediaan vitamin dan mineral, serta membantu menjaga kesehatan jantung dengan menyeimbangkan kadar lemak dalam tubuh. Meski demikian, konsumsi makanan fermentasi sebaiknya tetap dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan, terutama bagi individu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau alergi terhadap bahan tertentu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....