Peristiwa dan Sejarah di Bulan Oktober Bagi Indonesia dan Jarang Diketahui
- 06 Okt 2026 11:07 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Oktober adalah bulan kesepuluh dari dua belas bulan dalam setahun pada Kalender Gregorian. Kata ini diambil dari bahasa Belanda yang mengambil dari bahasa Latin; octo yang berarti "delapan" karena bulan ini semula berada di urutan kedelapan dalam sistem perhitungan Kalender Romawi, ketika awal tahun masih dirayakan pada Maret, sebelum diubah ke Januari. Oktober merupakan salah satu dari tujuh bulan yang memiliki 31 hari.
Rangkuman tanggal-tanggal penting dan bersejarah di bulan Oktober bagi Indonesia disarikan dari berbagai sumber, mencakup peringatan nasional utama serta peristiwa sejarah yang melatarbelakanginya.
Bulan Oktober sering disebut sebagai "Bulan Bahasa" atau bulan patriotisme karena sarat dengan momentum persatuan dan pertahanan negara. Berikut adalah tanggal-tanggal kunci yang diperingati setiap tahun:
1. 1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini berkaitan erat dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30S) tahun 1965. Tanggal ini memperingati ketahanan ideologi Pancasila setelah upaya penggantian dasar negara oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) gagal.
2. 2 Oktober: Hari Batik Nasional. Tanggal ini ditetapkan setelah UNESCO mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.
3. 5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Diperingati sebagai hari lahirnya TNI, yang awalnya dibentuk sebagai Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada tahun 1945. Momen ini digunakan untuk menghargai dedikasi angkatan bersenjata dalam menjaga kedaulatan negara.
4. 12 Oktober: Hari Museum Nasional. Tanggal ini dipilih untuk mengenang peristiwa pengeboman Museum Nasional oleh Belanda pada masa revolusi fisik, yang kemudian diperingati sebagai momentum pelestarian sejarah dan budaya bangsa.
5. 16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia. Merujuk pada pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada 16 Oktober 1945, yang berfungsi sebagai badan legislatif pertama di Indonesia sebelum terbentuknya DPR/MPR.
6. 22 Oktober: Hari Santri Nasional. Peringatan ini ditetapkan untuk mengenang "Resolusi Jihad" yang dicetuskan oleh Pahlawan Nasional K.H. Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 di Surabaya. Fatwa ini membakar semangat para kiai dan santri untuk berjuang melawan tentara kolonial Belanda yang membonceng NICA.
7. 24 Oktober: Hari Dokter Nasional. Bertepatan dengan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yang didirikan pada tanggal 24 Oktober 1950.
8. 27 Oktober: Hari Penerbangan & Hari Listrik Nasional. Tanggal ini memperingati dua sektor vital sekaligus. Hari Penerbangan Nasional mengenang penerbangan perdana maskapai Garuda Indonesia (Awalnya Indonesian Airways) pada 1949, sedangkan Hari Listrik Nasional mengenang nasionalisasi perusahaan listrik Belanda (Nederlandse Indische Gas Maatschappij) menjadi PLN pada 1945.
9. 28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda. Salah satu tonggak sejarah paling penting bagi kemerdekaan Indonesia. Tanggal ini memperingati ikrar Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928, di mana para pemuda bersumpah untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu: Indonesia.
10. 30 Oktober: Hari Keuangan Nasional. Diperingati untuk mengenang emisi pertama Oeang Republik Indonesia (ORI) pada 30 Oktober 1946, yang menandai kedaulatan ekonomi Indonesia pasca-kemerdekaan.
Selain peringatan tahunan yang telah ditetapkan, bulan Oktober juga mencatat berbagai peristiwa sejarah penting lainnya dalam perjalanan bangsa yakni 3 Oktober 1945, terjadinya peristiwa bersejarah di Pekalongan dalam masa awal revolusi kemerdekaan. Lalu 20 Oktober, selain sebagai hari ulang tahun Golongan Karya (Golkar), tanggal ini juga sering dikaitkan dengan momentum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia secara periodik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....