Mengapresiasi Keju sebagai Salah Satu Produk Kuliner Tertua

  • 04 Jun 2026 16:13 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Hari Keju Sedunia (World Cheese Day) diperingati setiap tanggal 4 Juni. Perayaan global ini bertujuan untuk mengapresiasi keju sebagai salah satu produk kuliner tertua dan paling beragam di dunia, sekaligus meningkatkan kesadaran akan manfaat nutrisinya.

Sejarah keju diperkirakan bermula sejak zaman purba, sekitar 8000 SM hingga 5000 SM di wilayah Mesopotamia (Timur Tengah). Penemuannya terjadi secara tidak sengaja oleh para pengembara atau pedagang Arab kuno.

Berikut adalah linimasa perjalanan sejarah keju dari masa ke masa:

Penemuan Tidak Sengaja (Zaman Purba)

Kantung Perut Hewan: Para pengembara menyimpan pasokan susu segar di dalam wadah yang terbuat dari kantung perut domba atau sapi saat melintasi gurun.

Reaksi Enzim Rennet: Enzim rennet alami yang tersisa di dinding lambung hewan tersebut, berpadu dengan suhu panas matahari dan guncangan selama perjalanan, memicu susu menggumpal.

Pemisahan Dadih: Susu tersebut terpisah menjadi cairan (whey) dan gumpalan padat (curd). Gumpalan padat inilah yang menjadi cikal bakal keju pertama di dunia.

Perkembangan di Era Kuno (Mesir, Yunani, Romawi)Mesir Kuno: Bukti arkeologis berupa mural di makam Mesir Kuno menunjukkan pembuatan keju sudah dilakukan sejak 2000 SM.Yunani Kuno: Keju tercatat dalam literatur klasik karya Homeros (Homer). Keju dari susu kambing dan domba digunakan sebagai ransum penambah energi bagi para tentara perang.Kekaisaran Romawi: Bangsa Romawi kuno meluncurkan teknik pengeringan, pengasinan, dan pematangan (aging) keju. Mereka juga membawa keahlian ini saat menduduki wilayah Eropa Barat.

Peran Biarawan di Abad Pertengahan

Eksperimen di Biara: Setelah runtuhnya Kekaisaran Romawi, para biarawan di berbagai biara Eropa (terutama di Prancis, Italia, dan Swiss) memegang peran besar dalam menyempurnakan resep keju.

Lahirnya Keju Legendaris: Melalui riset para biarawan ini, lahirlah jenis-jenis keju terkenal yang kita kenal hari ini seperti Gorgonzola (Italia, 879 M), Roquefort (Prancis, 1070 M), hingga varietas Cheddar dan Gouda.

Era Industrialisasi & Masuk ke Indonesia

Pabrik Pertama: Pada tahun 1815, pabrik keju skala industri pertama di dunia dibuka di Swiss. Sejak saat itu, keju diproduksi secara massal dan didistribusikan ke seluruh dunia.

Jejak Kolonial di Indonesia: Keju bukan kuliner asli nusantara. Masyarakat Indonesia mulai mengenal keju melalui interaksi dengan bangsa Portugis (yang melahirkan kata "queijo" menjadi "keju") serta dari budaya kuliner warga Belanda pada masa kolonial.

Perayaan di Indonesia

Di Indonesia, tingkat konsumsi keju tergolong masih terus berkembang. Berbagai produsen kuliner memanfaatkan momen 4 Juni ini untuk mengadakan kampanye edukasi pangan maupun menawarkan berbagai promo makanan berbasis keju seperti paket menu khusus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....