Pemahami saat Sedang Hamil Tidak Semua Buah bisa Dikonsumsi
- 07 Agt 2026 20:01 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Hamil atau kehamilan adalah kondisi saat seorang wanita mengandung janin di dalam rahimnya. Proses ini mulai dari pembuahan sel telur oleh sperma hingga bayi dilahirkan, yang umumnya berlangsung selama 40 minggu atau sekitar sembilan bulan. (Halodoc)
Saat hamil, sebagian besar buah aman dan justru dianjurkan. Namun, beberapa jenis buah perlu dihindari atau dibatasi ketat, terutama pada trimester pertama atau jika ada kondisi khusus (riwayat keguguran, kontraksi dini, diabetes gestasional). Berikut penjelasannya menurut sumber medis/ahli:
Merangkum dari berbagai sumber terpercaya dan para ahli, buah yang sebaiknya dihindari diantaranya:
1. Nanas (terutama mentah/jus nanas segar) - Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat memecah protein, berpotensi melembutkan serviks dan memicu kontraksi uterus, sehingga meningkatkan risiko perdarahan atau keguguran pada kehamilan muda.
2. Pepaya muda (belum matang) - Pepaya muda/getahnya mengandung papain yang dapat merangsang kontraksi rahim dan berpotensi melemahkan selaput yang menopang janin. Pepaya matang dalam jumlah wajar biasanya lebih aman, tapi tetap konsultasikan ke dokter jika ada riwayat kontraksi/keguguran.
3. Durian (dibatasi, tidak berlebihan) - Durian tinggi gula dan kalori; pada ibu hamil bisa memicu kenaikan gula darah, bengkak, atau rasa tidak nyaman. Tidak “dilarang mutlak”, tapi sebaiknya dibatasi dan tidak dikonsumsi berlebihan.
| Baca juga: Tips Mengonsumsi dan Mengolah Salada |
4. Nangka (terutama nangka fermentasi/beralkohol) - Nangka matang tinggi gula; nangka fermentasi dapat mengandung alkohol yang tidak baik untuk perkembangan janin dan berisiko menyebabkan kelahiran prematur.
5. Asam jawa (dibatasi) - Asam jawa sangat tinggi vitamin C; konsentrasi tinggi dapat menekan produksi progesteron yang penting menjaga kehamilan. Sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.
6. Anggur (terutama mentah/berlebihan) - Anggur mengandung resveratrol yang dapat memengaruhi kestabilan hormon, dan sifatnya yang asam dapat memicu mulas, mual, atau sakit kepala pada sebagian ibu hamil.
7. Melon jenis cantaloupe/melon merah (jika tidak dicuci/diolah dengan benar) - Risiko utamanya adalah kontaminasi bakteri pada kulit luar yang dapat berpindah ke daging buah, berpotensi menyebabkan infeksi yang berbahaya bagi janin.
Sementara itu, buah yang “dilarang” hanya dalam kondisi tertentu contohnya pisang aman untuk kebanyakan ibu hamil, tetapi perlu dibatasi jika ada diabetes gestasional atau alergi tertentu. Lalu, semangka umumnya aman, tetapi ada peringatan agar tidak berlebihan karena risiko kontaminasi atau efek pada gula darah pada kondisi tertentu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....