1.098 Ekor Sapi Banpres untuk Qurban Dibagikan ke 552 Daerah
- 27 Mei 2026 12:42 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Wakil Menteri Sekretariat Negara Juri Ardiantoro menyampaikankan bahwa dana pengadaan hewan kurban atas nama Presiden Prabowo Subianto berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Anggaran untuk membeli 1.098 sapi kurban tersebut menyentuh angka Rp 100 miliar.
“Sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden,” ujar Juri.
Menurut Juri, harga sapi untuk bantuan presiden atau banpres itu tidak sama. Sebab, harganya bervariasi karena bobot dan lokasi pembeliannya juga berbeda-beda.
| Baca juga: Makna Filosofis Ibadah Qurban |
Sebanyak 1.098 ekor sapi banpres untuk kurban dibagikan ke 552 daerah, dengan rinciannya yaitu 38 provinsi dan 514 kabupaten-kota di seluruh tanah air.
Juri menjelaskan ke-552 daerah itu menerima 598 ekor sapi. Adapun standar bobot sapi kurban presiden antara 800 kilo hingga 1,3 ton.
“Sapi kurban Bapak Presiden juga akan diserahkan atau akan disampaikan kepada lembaga-lembaga pendidikan, ada juga pondok pesantren, kemudian juga kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama sebanyak 500 ekor sapi,” tambah Juri menjelaskan.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan secara simbolis sapi kualitas terbaik bantuan dari Presiden kepada pengurus Masjid Tsamaratul Insan, Islamic Center, Kota Jambi.
"Ada 12 ekor sapi bantuan presiden, disebar di 11 kabupaten/kota dan satu untuk Provinsi Jambi. Ini bentuk semangat berkurban yang harus ditularkan kepada masyarakat, sebagai bentuk saling mengasihi dan saling menolong," ujar Gubernur Jambi Al Haris.
Peternak sapi Ahmad Sodik (45 tahun) menjelaskan sapi yang dibeli oleh Presiden melalui Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) memiliki bobot 930 kilogram, pejantan jenis Simental, usia empat tahun hasil pembibitan dari peternakan miliknya dari Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....