Mengenal Penyebab Perubahan Nilai Rupiah Terhadap Dollar AS

  • 17 Mei 2026 14:17 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Nilai tukar (kurs) adalah harga sebuah mata uang yang dinyatakan dalam mata uang negara lain. Sebagai contoh, nilai tukar menunjukkan berapa banyak Rupiah yang diperlukan untuk ditukarkan dengan 1 Dolar Amerika Serikat (USD) saat Anda ingin melakukan transaksi internasional, bepergian ke luar negeri, atau berinvestasi. (Repository UIN Suska)

Nilai tukar rupiah terhadap dolar dipengaruhi oleh kombinasi faktor makro (inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar, pertumbuhan ekonomi), neraca eksternal (ekspor/impor, aliran modal), dan sentimen pasar, perubahan kurs lalu berdampak pada harga barang impor, inflasi domestik, profit perusahaan eksportir/importir, dan kebijakan moneter.

Penjelasan singkatnya yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber terpercaya, penyebab perubahan kurs sebagai berikut:

1. Inflasi relatif: jika inflasi domestik lebih tinggi daripada AS, daya beli rupiah turun sehingga rupiah cenderung melemah terhadap dolar.

2. Suku bunga dan kebijakan moneter: suku bunga lebih tinggi menarik modal asing (menguatkan rupiah); suku bunga lebih rendah mendorong keluar modal dan melemahkan rupiah.

3. Jumlah uang beredar (money supply): kenaikan uang beredar tanpa dukungan output dapat melemahkan mata uang.

4. Neraca perdagangan dan aliran modal: surplus perdagangan dan masuknya investasi asing menambah permintaan rupiah (menguat), sementara defisit atau arus modal keluar menekan rupiah.

Perlu pula dipahami bahwa, sentimen/risiko global pun berpengaruh terhadap kurs, serta krisis global, penguatan dolar AS, atau kenaikan imbal hasil obligasi AS menyebabkan rupiah melemah karena modal mencari aset dolar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....