Tubuh Bisa Lupa Minum, Ini Faktanya
- 28 Apr 2026 19:26 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Banyak orang mengira rasa haus selalu menjadi tanda utama bahwa tubuh membutuhkan cairan. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Dalam kondisi tertentu, tubuh manusia bisa saja “lupa” memberikan sinyal haus, terutama ketika seseorang sedang terlalu fokus atau sibuk beraktivitas. Akibatnya, kebutuhan cairan harian sering kali terabaikan tanpa disadari.
Kondisi ini membuat seseorang tetap menjalani aktivitas seperti biasa, meskipun tubuhnya mulai mengalami kekurangan cairan. Jika berlangsung terus-menerus, hal tersebut dapat memicu dehidrasi ringan. Gejalanya pun kerap dianggap sepele, seperti tubuh terasa lemas, pusing, bibir kering, hingga menurunnya kemampuan konsentrasi.
| Baca juga: Diabetes Tidak Mengerikan yang di Bayangkan |
Menariknya, rasa haus justru sering muncul saat tubuh sudah berada dalam kondisi kekurangan cairan, bukan ketika masih dalam keadaan optimal. Artinya, mengandalkan rasa haus sebagai satu-satunya indikator kebutuhan minum bukanlah langkah yang tepat. Oleh karena itu, para ahli kesehatan menyarankan untuk tetap mengonsumsi air secara teratur sepanjang hari, meskipun tidak merasa haus.
Selain itu, beberapa faktor gaya hidup juga dapat mempercepat hilangnya cairan dalam tubuh. Misalnya, berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama, menjalani aktivitas fisik yang padat, hingga kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh. Tanpa disadari, kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kekurangan cairan jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup.
Untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, masyarakat diimbau membiasakan diri minum air putih secara cukup setiap hari. Kebutuhan cairan dapat bervariasi tergantung aktivitas dan kondisi tubuh, namun menjaga hidrasi tetap optimal sangat penting untuk mendukung fungsi organ, menjaga energi, serta memastikan tubuh dapat beraktivitas secara maksimal.
Penulis, ADIS SK
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....