Doulos Hope Hadirkan Ribuan Buku di Tanjung Priok
- 07 Okt 2026 09:28 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Doulos Hope Jakarta kembali hadir di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan membawa lebih dari 2.000 judul buku dari berbagai tema. Kapal pameran buku terapung internasional tersebut bersandar di Jakarta mulai 25 September hingga 11 Oktober 2026 dan menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati koleksi buku sekaligus pengalaman berada di atas kapal.
Pengunjung dapat mendatangi Doulos Hope setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 13.30 hingga 21.00 WIB. Untuk memasuki kapal, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp15.000.
Selain menyediakan ribuan judul buku, Doulos Hope juga menawarkan berbagai barang pendukung seperti krayon, pulpen, serta cendera mata resmi kapal dengan harga yang bervariasi. Koleksi buku yang tersedia mencakup beragam tema sehingga pengunjung dapat memilih bacaan sesuai kebutuhan dan minat.
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pengunjung yang datang selama kapal berada di Tanjung Priok. Salah satunya Arteza (23), pengunjung asal Jakarta Utara, yang mengetahui keberadaan kapal tersebut melalui media sosial. Ia tertarik berkunjung setelah mengetahui Doulos Hope telah berlayar ke berbagai negara.
Dari kunjungannya, Arteza menilai harga buku yang tersedia masih cukup terjangkau. Terlebih untuk buku berbahasa Inggris yang umumnya memiliki harga relatif tinggi.
“Untuk harga bukunya masih dalam batas terjangkau, karena rata-rata buku bahasa Inggris mahal-mahal sekali. Tetapi kalau di sini bisa dapat harga Rp100.000 dengan buku yang lumayan tebal,” ucap Arteza, Selasa 6 September 2026.
Bagi Arteza, Doulos Hope menawarkan suasana yang berbeda dari pameran buku pada umumnya. Ia dapat menikmati berbagai koleksi buku sekaligus merasakan suasana berada di atas kapal.
Hal serupa turut dirasakan oleh Cahaya (22), pengunjung asal Jakarta Barat. Kehadiran Doulos Hope menjadi kesempatan bagi Cahaya untuk pertama kalinya menaiki kapal.
“Aku jujur belum pernah naik kapal. Jadi, aku mau coba dua hal sekaligus, antara naik kapal sama event buku di atas kapal,” ujar Cahaya.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan dan tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga hadir di berbagai kota di Indonesia. Menurutnya, banyaknya pelabuhan di Indonesia dapat menjadi kesempatan untuk menghadirkan kegiatan tersebut di daerah lain.
“Wajib banget ada dan gak di sini aja, tetapi kalau bisa di seluruh Indonesia,” kata Cahaya.
Selain menikmati berbagai koleksi buku, pengunjung juga dapat mengikuti sejumlah aktivitas selama berada di Doulos Hope. Beberapa di antaranya adalah face painting, membuat origami, hingga berinteraksi dengan kru kapal yang berasal dari berbagai negara.
(Syahrani Alyssia Tunggadewi dan Haura Zahra Ramadhania - Universitas Negeri Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....