Kemenpar Tekankan Pentingnya Keselamatan Pariwisata

  • 17 Sep 2026 16:14 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pengembangan destinasi wisata. Upaya tersebut dinilai penting untuk menciptakan sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dilansir dari Antara, Staf Ahli Bidang Manajemen, khususnya Manajemen Krisis Kepariwisataan Kementerian Pariwisata, Fadjar Hutomo, menyampaikan pentingnya aspek keselamatan dalam pengembangan pariwisata. Ia mengatakan, keselamatan menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan sektor pariwisata.

“Aspek keamanan menjadi sangat penting. Ibu Menteri Pariwisata menetapkan keselamatan pariwisata menjadi salah satu program prioritas. Intinya, pariwisata tidak hanya soal keindahan, tapi juga keamanan,” kata Fadjar, Kamis 17 September 2026.

Menurut Fadjar, keamanan suatu destinasi dapat memengaruhi persepsi wisatawan. Destinasi yang dianggap aman dan mampu mengantisipasi berbagai risiko berpotensi meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung kembali.

Ia mencontohkan kawasan Taman Nasional Gunung Bromo, Jawa Timur, yang sempat mengalami kebakaran hutan dan lahan. Meski demikian, persepsi wisatawan terhadap keamanan kawasan tersebut masih dinilai positif.

Selain faktor alam, Fadjar menyebut bahwa kelalaian manusia juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan keselamatan di kawasan wisata. Penggunaan atau pembuangan puntung rokok sembarangan serta sisa api unggun yang tidak dipastikan padam dapat memicu kebakaran, terutama saat musim kemarau.

Oleh karena itu, Fadjar mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan. Hal tersebut dilakukan melalui penerapan standar operasional prosedur bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kemenpar juga berkolaborasi dengan media mengedukasi wisatawan agar tercipta persepsi positif terhadap destinasi wisata,” katanya.

Sementara itu, pengelola destinasi wisata juga didorong untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui simulasi kebencanaan secara berkala serta penerapan prosedur keselamatan bagi petugas dan wisatawan.

Pengembangan destinasi wisata perlu memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam. Dengan demikian, destinasi tidak hanya mampu menarik wisatawan, tetapi juga menjaga keberlanjutan sektor pariwisata dalam jangka panjang.

(Siti Safitri - Mahasiswa UHAMKA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....