BTN Gandeng Pemkab Samosir Perkuat Ekosistem Pariwisata dan UMKM
- 22 Jun 2026 20:25 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jajarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggandeng Pemerintah Kabupaten Samosir untuk memperkuat ekosistem pariwisata, memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong digitalisasi layanan publik di kawasan Danau Toba. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan sejumlah perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD).
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai bagian dari Kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Menurut dia, pertumbuhan sektor pariwisata perlu ditopang oleh ekosistem ekonomi yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Secara nasional sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Karena itu, sesuai arahan Danantara, pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM,” kata Nixon, melalui keterangan tertulis, Senin, 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, melalui transformasi Beyond Mortgage, BTN tidak hanya berfokus sebagai bank pembiayaan perumahan, tetapi juga memperluas peran sebagai mitra pembangunan daerah yang menyediakan berbagai solusi keuangan bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.
Menurut Nixon, sinergi tersebut sejalan dengan arah strategis Danantara dalam mengonsolidasikan kekuatan aset badan usaha milik negara (BUMN) untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi pembangunan ekonomi nasional maupun daerah. Dalam dua tahun terakhir, BTN telah menjalin kerja sama dengan sekitar 58 pemerintah kabupaten dan kota di berbagai wilayah Indonesia.
Sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, BTN akan memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM melalui berbagai skema, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Properti Program (KPP). Perseroan juga akan mendorong digitalisasi transaksi guna mendukung pelaku usaha naik kelas.
Selain itu, BTN akan mendukung pengembangan layanan kesehatan melalui penyediaan berbagai layanan perbankan bagi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, mulai dari layanan transaksi, payroll, QRIS Merchant, hingga dukungan pembiayaan untuk pengembangan fasilitas dan investasi alat kesehatan.
“BTN juga akan memperkuat kolaborasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Samosir guna mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih efisien dan terdigitalisasi,” ujarnya.
Tidak hanya itu, BTN tengah menjajaki berbagai kerja sama lain untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk bersama perguruan tinggi dalam penyusunan solusi pengelolaan sampah di kawasan wisata, promosi produk unggulan Samosir seperti kopi dan tenun di berbagai ajang nasional, serta pengembangan sumber daya manusia.
“BTN ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai mitra pembangunan daerah. Kami ingin membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, layanan publik hingga pengembangan sumber daya manusia,” ujar Nixon.
Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menilai kerja sama dengan BTN merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah melalui peningkatan layanan publik, penguatan UMKM, serta perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Menurut Vandiko, ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup penyediaan layanan perbankan bagi Pemerintah Kabupaten Samosir, solusi perbankan bagi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, serta kerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Salah satu implementasi kerja sama tersebut adalah program subsidi bunga kredit bagi pelaku UMKM yang didukung Pemerintah Kabupaten Samosir. Melalui program itu, pelaku usaha yang memiliki KTP dan menjalankan usaha di Kabupaten Samosir dapat memperoleh akses pembiayaan hingga Rp100 juta dengan tenor maksimal tiga tahun. Subsidi bunga akan diberikan melalui APBD sesuai ketentuan yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....