Libur Telah Tiba, Ini Rekomend Indonesian Heritage Agency Isi Liburan di Bulan Juni
- 05 Jun 2026 19:14 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Memasuki bulan Juni, sebagian dari kita mungkin sudah mulai sibuk menyusun rencana liburan atau sekadar mencari hiburan untuk melepas penat di akhir pekan. Bagi Anda yang bosan dengan suasana pusat perbelanjaan yang itu-itu saja, mengunjungi museum atau galeri seni bisa menjadi alternatif liburan yang menyegarkan sekaligus edukatif. Kabar baiknya, Indonesian Heritage Agency (IHA) melalui unit-unit Museum dan Cagar Budaya di berbagai daerah telah menyiapkan segudang aktivitas interaktif dan pameran seni yang siap menemani waktu luang Anda sepanjang bulan Juni 2026 ini.
Berdasarkan informasi yang disebarkan untuk para Sahabat Museum dan Cagar Budaya, dikutip pada Jumat 05 Juni 2026, Museum Nasional Indonesia di Jakarta menjadi salah satu titik yang paling padat dengan berbagai kegiatan menarik. Di tempat ini, pengunjung tidak hanya datang untuk melihat koleksi sejarah, tetapi juga bisa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kreatif. Mulai dari lokakarya pembuatan clay pot bersama Titiksatuproject, kelas yoga malam hari (Yoga Night at the Museum), belajar Nglaras Gamelan, hingga mencicipi sensasi program ARAMSA (Akses Rabu Malam untuk Semua) yang memberikan pengalaman unik menjelajahi museum pasca-jam operasional reguler.
Tak kalah memikat, Galeri Nasional Indonesia di Jakarta juga siap memanjakan mata para pencinta seni visual dengan pameran berskala internasional dan nasional. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pameran seni rupa asal Uruguay bertajuk Uruguayan Art Exhibition "Panoramica", serta pameran berkala Indonesian Women Artists #4: On The Map yang mengawinkan seni, sains, dan teknologi. Bagi keluarga yang membawa anak-anak, Galeri Nasional juga menyediakan Ruang Aktivitas Anak dan Keluarga (RAK) yang menyajikan berbagai aktivitas kreatif sepanjang bulan untuk mengasah imajinasi si kecil.
Bagi Anda yang berada di luar ibu kota, keseruan agenda budaya ini juga tersebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Yogyakarta, Museum Benteng Vredeburg menghidupkan suasana akhir pekan dari Jumat hingga Minggu lewat program Musikoloji, pojok dolanan anak, hingga pertunjukan teknologi memukau berupa Video Mapping Lintas Cahaya dan air mancur menari Dancing Fountain Tirta Abirawa. Sementara itu, bagi yang ingin belajar membatik secara detail, Museum Batik Indonesia di Jakarta juga membuka kelas khusus menggambar motif isen-isen.
Bergeser ke area pelestarian purbakala, Museum Manusia Purba Sangiran di Sragen dan Karanganyar menawarkan petualangan edukatif yang sangat langka bagi anak-anak melalui program Kembara Fosil serta kelas edukasi Dokter Fosil Cilik. Sementara di Pacitan, Jawa Timur, Museum Song Terus mengajak masyarakat umum dan para penggiat seni untuk mengekspresikan keindahan alam purba melalui kegiatan seni bertajuk Melukis Jagat Gunung Sewu yang digelar di penghujung bulan Juni.
Rentetan acara yang bervariasi ini sengaja dihadirkan untuk membangun kembali kedekatan antara masyarakat modern dengan ruang-ruang sejarah secara lebih hangat, santai, dan menyenangkan. Seluruh unit museum memastikan bahwa ruang pameran kini telah bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif dan hidup. Untuk jadwal detail, registrasi kepesertaan, dan informasi lengkap mengenai jam operasional masing-masing kegiatan, Anda dapat langsung mengunjungi akun media sosial resmi mereka di @indonesianheritageagency.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....