Menyongsong Destinasi Pintar, SGU Gelar World Tourism Day

  • 07 Okt 2025 16:06 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Transformasi digital menjadi motor penggerak utama perubahan di sektor pariwisata global. Menyadari pentingnya peran teknologi dalam membentuk masa depan industri tersebut, Swiss German University (SGU)bersama Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Tangerang Selatan menggelar seminar publik bertajuk “Indonesia Smart Destination: Shaping the Future of Travel” dalam rangka memperingati World Tourism Day 2025.

Dalam sesi diskusi, para narasumber menyoroti peluang sekaligus tantangan digitalisasi pariwisata, terutama dalam menciptakan “destinasi pintar” yang berkelanjutan dan kompetitif di kancah global. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan wisatawan masa kini.

Kehadiran Mr. Iulian Virlan dari IMI Swiss juga memperkuat hubungan akademik jangka panjang antara SGU dan IMI Swiss. Kedua institusi telah lama bekerja sama dalam program double degree untuk program studi Hotel & Tourism Management serta International Culinary Business, yang memungkinkan mahasiswa SGU menempuh studi internasional sekaligus memperoleh pengalaman langsung di industri pariwisata global.

Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era pariwisata digital. World Tourism Day bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi dan kolaborasi.

“SGU menghadirkan ruang bagi mahasiswa, profesional, dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencari solusi inovatif bagi masa depan pariwisata Indonesia. Generasi muda memiliki peran sentral dalam menciptakan destinasi pintar yang berkelanjutan dan berdaya saing global,” ujar Samuel melalui keterangan tertulis, Selasa (7/10/2025).

Selain seminar, acara ini juga dimeriahkan oleh kompetisi video pendek untuk pelajar SMA, yang bertujuan menumbuhkan kreativitas dan kesadaran generasi muda terhadap tren pariwisata digital. Melalui karya visual, peserta diajak membayangkan kembali masa depan pariwisata Indonesia di tengah transformasi teknologi yang pesat.

Sebagai universitas internasional pertama di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2000, SGU dikenal dengan sistem pendidikan berbasis teori, praktik, serta kerja sama internasional dengan mitra dari Jerman, Swiss, dan berbagai negara lainnya. SGU berkomitmen mencetak lulusan yang berdaya saing global melalui program double degree dan pengalaman magang luar negeri, terutama di bidang Hotel & Tourism Management dan International Culinary Business.

Dengan dihadiri lebih dari seratus peserta dari kalangan mahasiswa, pelaku usaha, praktisi pariwisata, dan masyarakat umum, kegiatan World Tourism Day 2025 di Tangerang Selatan diharapkan menjadi wadah kolaboratif untuk menyalakan ide-ide baru, memperluas jejaring, serta menegaskan bahwa pariwisata masa depan hanya dapat bertahan bila menyatu dengan transformasi digital.

Sebagai informasi, Accara tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, industri, akademisi, hingga media dalam satu forum dialog terbuka untuk membahas arah baru pariwisata Indonesia di era digital.

Sejumlah tokoh hadir sebagai pembicara, antara lain Wakil Wali Kota Tangerang Selatan H. Pilar Saga Ichsan, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Tangerang Selatan Heru Sudarmanto, CEO International Management Institute (IMI) Swiss Mr. Iulian Virlan, Chief People Officer Tiket.com Dudi Arisandi, Regional Area General Manager Wyndham Indonesia Indra Budiman, serta Bintang Kristanti dari Media Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....