Ombilin Sawahlunto: Warisan Dunia Lintas Daerah

  • 31 Agt 2025 21:00 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Siaran bersama RRI Pro 4 Jakarta dan RRI Padang pada Selasa, 25 Agustus 2025, menyoroti pentingnya pengelolaan situs warisan dunia. Dipandu oleh Mariana Suhendi (RRI Jakarta) dan Uda Hathwarman (RRI Padang), program ini menghadirkan Undri, S.S., M.Si., Direktur Promosi Kebudayaan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, yang memaparkan nilai dan tantangan dalam menjaga warisan budaya Tambang Batubara Ombilin.

Undri menjelaskan bahwa Tambang Ombilin, yang diakui UNESCO sebagai Warisan Dunia pada 6 Juli 2019, tidak hanya mencakup wilayah Sawahlunto. Situs ini juga melibatkan jaringan sejarah di Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Tanah Datar, hingga Solok, yang terhubung melalui jalur tambang dan kereta api menuju Teluk Bayur.

Nilai penting dari situs ini, menurut Undri, tidak hanya pada peninggalan fisik atau jejak kolonial Belanda, tetapi juga kisah kemanusiaan yang lahir di dalamnya. Tambang pernah menjadi tempat pertemuan beragam etnis – Jawa, Tionghoa, Sunda, dan lainnya – yang datang untuk bekerja sekaligus membangun interaksi sosial dan budaya. “Tambang ini bukan sekadar pusat ekonomi, tetapi juga ruang pertemuan yang membentuk keragaman masyarakat,” jelasnya.

Dalam upaya memperkuat pengelolaan situs, Kementerian tengah mempersiapkan simposium internasional bersama negara-negara ASEAN. Forum ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan menemukan pola terbaik dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya agar tetap relevan di masa kini.

Undri menegaskan bahwa pengelolaan situs warisan dunia harus dilakukan secara kolaboratif, tidak hanya oleh pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat yang hidup di sekitarnya. Dengan pendekatan bersama, Tambang Ombilin diharapkan terus menjadi simbol sejarah, identitas, sekaligus warisan yang lestari bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....